Psikologi

5 Cara Ajarkan Anak Hindari Pengaruh Negatif dari Temannya

Anak usia 0-6 tahun memiliki daya ingat tajam dan kuat. Penting untuk mengajarkan anak-anak untuk membedakan mana perilaku positif dan negatif.

freepik.com
Dua teman gadis kecil di taman di atas rumput membaca buku dan belajar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Anak usia 0-6 tahun memiliki daya ingat tajam dan kuat.

Semua informasi yang masuk akan diterimanya.

Entah itu pengaruh positif maupun pengaruh negatif.

Penting untuk mengajarkan anak-anak untuk membedakan mana perilaku positif dan negatif.

Pasalnya, demi diterima dalam lingkungan pertemanan, anak menjadi lebih rentan untuk melakukan apa yang dilakukan teman sebayanya.

Anak menjadi bersikap people pleaser atau cenderung menyenangkan orang lain, termasuk berani melakukan perbuatan buruk.

Untuk itu, orang tua perlu membimbing anak-anak mengatasi tekanan sosial dari teman sebayanya agar tidak termakan pengaruh negatif.

Melansir Bright Side, berikut lima cara mengajarkan anak untuk menghindari pengaruh negatif dari temannya.

Cara Mendampingi Anak Belajar Bahasa Inggris yang Efektif dan Hindari 4 Kesalahan Ini

1. Jaga komunikasi yang baik dengan anak

Menjaga komunikasi yang baik dapat memperkuat hubunganmu dengan anak-anak, terlebih saat mengatasi kesulitan.

Untuk mencapai komunikasi yang baik, orang tua dan anak dianjurkan bergiliran mendengarkan apa yang dikatakan satu sama lain.

Hindari menggunakan kekerasan verbal maupun visik, termasuk agresivitas, membentak, tidak mendengarkan, dan menyalahkan.

Sebaiknya, ajukan pertanyaan dan menyampaikan kekhawatiran tentang sesuatu daripada berasumsi dan mengkritik.

2. Ajarkan untuk berani berkata tidak

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved