Breaking News:

Martin Buka Pelaksanaan Pembangunan Jembatan Pawan & Pencanangan Desa Fokus Pengembangan Lebah Madu

Lebih lanjut, Martin menjelaskan, bahwa tujuan pembangunan jembatan rangka baja ini adalah untuk memperlancar arus lalu lintas dan aksebilitas transpo

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Prokopim Ketapang
Bupati Ketapang Martin Rantan Slsaat hadir pada kegiatan pemancangan tiang pertama pembangunan jembatan rangka baja Pawan VI dan pencanangan Desa Fokus Pengembangan Lebah Madu di Desa Ulak Medang, Kecamatan Muara Pawan, Rabu 15 Desember 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bupati Ketapang Martin Rantan membuka secara resmi pelaksanaan pemancangan tiang pertama pembangunan jembatan rangka baja Pawan VI dan pencanangan Desa Fokus Pengembangan Lebah Madu di Desa Ulak Medang, Kecamatan Muara Pawan, Rabu 15 Desember 2021.

Dalam kesempatan tersebut Martin mengucapkan terima kasih serta mengapresiasi kepada pihak yang terlibat aktif pada pelaksanaan pembangunan jembatan kerangka baja Pawan VI dan pencanangan desa fokus pengembangan Lebah Madu di Desa Ulak Medang dan Desa Makmur.

"Pada hari ini kita lakukan pemancangan tiang pertama jembatan rangka baja Pawan VI, sekaligus akan melakukan pencanangan Desa fokus pengembangan lebah madu hutan. Semoga kegiatan kita pada hari ini berjalan lancar dan sukses seperti yang telah direncanakan," kata Martin.

Lebih lanjut, Martin menjelaskan, bahwa tujuan pembangunan jembatan rangka baja ini adalah untuk memperlancar arus lalu lintas dan aksebilitas transportasi, guna menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat dibidang ekonomi, sosial, budaya, serta mendukung pertahanan dan keamanan.

RIBUAN Pelajar SD Hingga SMP di Ketapang Putus Sekolah Selama Pandemi, 135 Diantaranya Menikah Muda

"Tentunya jembatan ini bukanlah pembangunan jembatan yang terakhir yang akan kita bangun di Kabupaten Ketapang, akan tetapi ke depannya masih terus dilakukan pembangunan infrastruktur serupa lainnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat," terangnya.

Selain pembangunan jembatan rangka baja, Martin menerangkan, bahwa tujuan dari konsep desa fokus adalah agar bisa mendorong perlindungan potensi sumber daya alam serta pengembangan potensi wisata melalui upaya pengelolaan dan pelestarian tradisi lokal dalam pemanfaatan lebah madu.

Karena di Desa Ulak Medang, lanjut Martin, masih terdapat potensi sumber daya hutan yang masih terpelihara dengan baik sebagai habitat alami dari lebah madu hutan.

"Masyarakat sekitar juga masih menggunakan cara-cara tradisional dalam mendapatkan madu terbaik, sehingga hal ini perlu kita kembangkan bahkan juga sangat berpotensi sebagai objek wisata," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved