Serahkan 1.500 Sertifikat PTSL, Ini Pesan Bupati PH kepada Penerima 

Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyerahkan sertifikat PTSL sebanyak 1.500 bidang dan sertifikat hak pakai atas nama Pemda Sanggau sejumlah 5 bidang.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Hendri Chornelius
Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat foto bersama Forkompimda Sanggau dan Kepala BPN Sanggau serta perwakilan penerima sertifikat PTSL di Aula Kantor BPN Sanggau, Kalbar, Rabu 15 Desember 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyerahkan sertifikat PTSL sebanyak 1.500 bidang dan sertifikat hak pakai atas nama Pemda Sanggau sejumlah 5 bidang. Secara simbolis diserahkan kepada 15 orang perwakilan masyarakat di Sanggau. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor BPN Sanggau, Kalbar, Rabu 15 Desember 2021. 

Dari 15 perwakilan masyarakat itu, 7 orang perwakilan dari Desa Embala dan 8 orang perwakilan masyarakat Desa Pandu Raya. Sebelumnya secara virtual, Bupati Sanggau, Paolus Hadi didampingi Forkompimda Sanggau, Kepala BPN Sanggau, Zulfitriansyah, mengikuti kegiatan penyerahan sertifikat tanah secara simbolis oleh Menteri ATR/BPN RI di Provinsi Sulawesi Utara, Kalimantan Barat dan Bali.

"Yang pertama tentu saya bangga karena kinerja dari BPN Sanggau luar biasa, bisa memenuhi target PTSL dan hari ini sudah diserahkan secara serentak ditiga Provinsi termasuklah Kalbar. dan secara khusus untuk di Kabupaten Sanggau saya dipercaya untuk memberikan secara simbolis,"kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Rabu 15 Desember 2021.

46.351 Warga Terima Sertipikat Tanah, Sutarmidji Dukung Pembebasan BPHTB Bagi Penerima Program

Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau itu juga berpesan kepada  masyarakat yang menerima sertifikat agar menggunakan sertifikat ini dengan Betul-betul bermanfaat. 

"Artinya sertifikat yang kita pakai, kita gunakan adalah bagian penting dari juga untuk pemberdayaan ekonomi kedepan. Dan ketika memiliki aset ini sudah menjadi kekuatan hukum,”ujarnya.

PH sapaan akrabnya juga berpesan agar aset tetap dijaga dan jangan sembarangan untuk mengelolanya.

“Sehingga sertifikat ini menjadi alat yang baik untuk mereka memperkuat asetnya. Kita juga berharap seperti yang disampaikan Bapak Gubernur Kalbar tadi agar bisa ditargetkan dua kali lipat atau tiga kali lipat lagi dari target yang sudah terpenuhi hari ini,”ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala ATR/BPN Kabupaten Sanggau Zulfitriansyah menyampaikan bahwa untuk Provinsi Kalbar diserahkan sertifikat PTSL oleh Gubernur Kalbar sejumlah 46.351 bidang.

Khusus Kantor Pertanahan Kabupaten Sanggau diserahkan sertifikat PTSL oleh Bupati Sanggau sejumlah 1.500 bidang dan sertifikat hak pakai atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau sejumlah 5 bidang. 

"Adapun masyarakat penerima simbolis penyerahan sertifikat sebanyak 15 orang, Terdiri dari 7 orang perwakilan masyarakat Desa Embala dan 8 orang perwakilan masyarakat Desa Pandu Raya,”ujarnya.

Dikatakannya, Pada tahun anggaran 2021 Kantor Pertanahan Kabupaten Sanggau telah melaksanakan program strategis nasional berupa legalisasi aset. Untuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang terbagi atas penerbitan sertifikat hak atas tanah sejumlah 10.734 bidang selesai dengan 100 persen.

"Penerbitan peta bidang tanah sejumlah 6.322 bidang selesai dilaksanakan 100 persen. Untuk penerbitan sertifikat hak milik redistribusi tanah sejumlah 13.384 bidang selesai dilaksanakan 100 persen, PTSL mandiri (lintas sektor) untuk UMK sejumlah 200 bidang selesai dilaksanakan 100 persen,"jelasnya.

Kemudian sertifikat tanah barang milik negara sejumlah 205 bidang selesai dilaksanakan 100 persen, pengukuran dan penerbitan peta bidang tanah PTSL Aparatur Sipil Negara partisipasi masyarakat sejumlah 4.000 bidang selesai dilaksanakan 100 persen.

Kemudian pengukuran dan penerbitan peta bidang tanah PTSL masyarakat pihak ketiga fase 4 sejumlah 30.000 bidang (Sedang dalam pelaksanaan) dan sertifikat tanah aset Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau (Sedang dalam pelaksanaan).

Pihaknya juga terus menuntaskan penyelesaian sertifikat yang selanjutnya akan diserahkan kepada masyarakat di Desa Masing-masing. Dan berharap sertifikat tersebut bermanfaat bagi masyarakat terutama untuk terciptanya kepastian hukum dan kepastian hak atas tanah, Semua bidang tanah dapat terpetakan.

"Sehingga meminimalisir sengketa, konflik dan perkara pertanahan. dapat mensejahterakan masyarakat dan kemudahan berusaha serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tentunya,"pungkasnya. (*)

[Update informasi Seputar Kabupaten Sanggau]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved