Breaking News:

Cegah Covid-19 di Masa Natal dan Tahun Baru, ASN Kalbar Siap Patuhi Larangan Cuti

Ini harus kita laksanakan karena sudah ada surat edaran. Harus kita sampaikan nantinya ke seluruh ASN di Kabupaten Kapuas Hulu

Editor: Jamadin
Tribunnews.com/Jeprima
Ilustrasi PNS. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kalimantan Barat siap patuh terhadap aturan larangan cuti selama pada periode tertentu selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Larangan itu sesuai dengan Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti Bagi ASN Selama Periode Hari Raya Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Saya akan mendukung aturan pemerintah terkait larangan libur Nataru, karena kebijakan tersebut tentu sudah di pertimbangkan oleh banyak pihak yang berkompeten di bidangnya,” kata seorang ASN di Kalbar, Puspita, pada Minggu 12 Desember 2021.

Orca, sapaan arkabnya percaya bahwa setiap kebijakan pemerintah pastinya sudah dipertimbangkan dengan matang. Ia menilai, hal ini sebagai bentuk ikhtiar dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Sebagai warga negara yang baik alangkah baiknya seluruh elemen masyarakat, harus bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah untuk menekan Covid-19,” ujarnya.

Larangan cuti bagi ASN memang tetap berlaku meskipun Pemerintah Pusat membatalkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 se-Indonesia selama Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

ASN Dilarang Cuti Jelang Natal dan Tahun Baru, Sekda Kapuas Hulu Akan Tindak Lanjuti Edaran Mendagri

Menyikapi hal tersebut, daerah juga siap mematuhi aturan. Bupati Ketapang Martin Rantan juga menegaskan agar ASN tidak mengambil cuti saat Nataru.

"Saya berharap ASN jangan bepergian ke mana-manalah, karena saat ini kita masih melakukan pengawalan ataupun pencegahan terhadap bahaya Covid, apalagi saat ini ada varian baru," kata Martin.

Tak hanya bagi ASN, kata Martin, larangan bepergian dan cuti Nataru juga ditujukan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang. Martin menilai, menjaga daerah dari bahaya Covid-19 tidak hanya tugas pemerintah, namun juga masyarakat secara luas. "Pegawai dan masyarakat itu sama, tanpa terkecuali," ujarnya.

Martin menambahkan, dengan upaya vaksinasi, Kabupaten Ketapang kini tengah menuju kekebalan kelompok atau herd immunity. Untuk itu, masyarakat diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved