E-Commerce Menjadi Primadona di Masa Pandemi

Belanja online sekarang sudah sangat dipermudah karena metode pembayaran saat ini sudah berbagai macam ragam, untuk yang ingin membayar secara tunai

Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISTIMEWA
Recki Septianda, S.Kom, Mahasiswa Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak. 

Oleh: Recki Septianda, S.Kom

Mahasiswa Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pandemi covid-19 yang sudah berlangsung kurang lebih 2 tahun terakhir ini membuat perilaku masyarakat khususnya Indonesia berubah, salah satunya adalah belanja online, sebelum adanya covid-19 banyak masyarakat Indonesia berbelanja langsung ke toko, tetapi semejak pandemi berlangsung masyarakat yang berbelanja secara online semakin meningkat.

Peningkatan masyarakat dalam berbelanja secara online melalui e-commerce dikarenakan masyarakat selaku konsumen tidak melakukan interaksi langsung dengan penjual, selain itu e-commerce menawarkan berbagai macam produk dan merk sesuai dengan kebutuhan dan budget yang kita miliki, konsumen diberikan kemudahan dalam memahami sebuah produk dari kolom informasi produk yang telah disediakan oleh penjual.

Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19

Belanja online sekarang sudah sangat dipermudah karena metode pembayaran saat ini sudah berbagai macam ragam, untuk yang ingin membayar secara tunai dapat menggunakan fitur COD (Cash On Delivery) yaitu membayar pesanan saat sudah sampai dirumah, ataupun secara online dengan menggunakan Mobile Banking ataupun E-Wallet yang kita miliki.

E-Commerce memberikan kemudahan serta keuntungan untuk konsumennya dalam berbelanja online, tidak sedikit E-Commerce yang memberikan potongan harga hingga gratis pengiriman kepada konsumennya.

Hal ini menjadi salah satu faktor meningkatnya pembelian online pada masyarakat, disisi lain  ada  yang harus diperhatikan oleh pedagang yang masih menjual barang dagangannya di toko konvensional karena hal ini dapat berdampak ke omzet penjualan mereka.

Dibalik keuntungan berbelanja online ada kerugian yang didapat oleh pedagang toko konvensional diakibatkan dagangan mereka menjadi kurang laku, para pedagang harus cepat menyesuaikan dengan fenomena ini contohnya dengan bergabung dengan gerai pada suatu E-Commerce ataupun menerima pesanan melalui sosial media yang nantinya akan diantar oleh Ojek Online atau kurir toko.

Fenomena E-Commerce Bagi Masyarakat Dalam Berbelanja

Tidak menutup kemungkinan dengan menjual dagangan mereka secara online, pedagang dapat melampaui omzet yang pernah diterima selama berdagang di toko konvensional karena penjualan yang dilakukan sudah tidak lagi dibatasi oleh jarak.

Melakukan Penjualan dan Pemembelian secara online sudah menjadi Primadona Masyarakat pada masa Pandemi belakangan ini, masyarakat sudah merasa nyaman dan penjual juga sudah merasa nyaman dalam melakukan aktivitas jual beli mereka, semua alasan dan hambatan untuk melakukan jual beli online dapat dikatakan sudah tidak ada karena semuanya sudah dijembatani oleh perkembangan teknologi yang semakin praktis sehingga masyarakat maupun penjual tidak perlu lagi susah-susah keluar rumah atau menyewa toko yang ongkosnya mahal untuk menjual dan membeli kebutuhan mereka. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved