Breaking News:

DITERJANG Banjir ROB, Personel Polsek Sungai Pinyu Pantau Lapangan dan Atur Lalu Lintas

Banjir rob yang terjadi di suatu daerah akan semakin tinggi saat permukaan tanah di suatu area itu turun.

Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Polsek Sungai Pinyuh
Personel Polsek Sungai Pinyuh lakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi yang terdampak banjir Rob di wilayah hukum Polsek Sungai Pinyuh, Selasa 7 Desember 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Saat musim hujan datang melanda, beberapa titik wilayah di Kabupaten Mempawah rawan mengalami banjir.

Seperti pada hari ini, Selasa 7 Desember 2021 beberapa titik wilayah di Kabupaten Mempawah terdampak banjir ROB, yang diakibatkan juga oleh air sungai yang meluap, atau hujan deras yang turun dalam waktu yang lama.

Berbeda dengan banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. Banjir ROB erat hubungannya dengan naiknya permukaan air laut.

Baca juga: Jawab Kritikan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa, Kadinsos Mempawah: Ini Program 2020

Banjir rob adalah peristiwa naiknya permukaan air laut ke daratan yang disebabkan oleh air laut pasang. Maka, air laut yang naik ke permukaan, kemudian menyebabkan daerah di sekitarnya jadi tergenang dan banjir.

Banjir rob yang terjadi di suatu daerah akan semakin tinggi saat permukaan tanah di suatu area itu turun.

Melansir dari berbagai sumber, penyebab turunnya permukaan di suatu wilayah adalah air tanah yang terlalu banyak diambil, atau banyaknya pembangunan yang dilakukan di wilayah tersebut.

Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya banjir rob. Pertama adalah badai, seperti angin topan atau badai tropis. Kemudian gelombang tinggi, dan faktor meteorologis yang memicu terjadi rob di sejumlah wilayah.

Wilayah Kabupaten Mempawah yang merupakan wilayah pesisir pantai juga terdampak banjir rob, salah satunya di wilayah hukum Polsek Sungai Pinyuh terdapat beberapa titik genangan air akibat dari banjir rob, diantaranya Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kelurahan Sungai Pinyuh dan Desa Nusapati Kecamatan Sungai Pinyuh, Selasa 7 Desember 2021 pagi.

Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Anne Tria Sefyna, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya benar terdapat beberapa titik dan ruas jalan raya yang tergenang air akibat banjir rob pagi ini yaitu di Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kelurahan Sungai Pinyuh dan Desa Nusapati Kecamatan Sungai Pinyuh. Ada juga yang sudah masuk rumah warga," terang Kapolsek.

"Saya telah memerintahkan personel Polsek Sungai Pinyuh untuk melakukan pemantauan dibeberapa titik banjir guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan kemacetan atau kecelakaan lalulintas di lokasi yang tergenang," jelasnya lagi.

Kemudian Kapolsek menjelaskan, bahwa berdasarkan informasi personilnya di lapangan. Banjir rob yabg terjadi di beberapa titik di wilayah hukum Polsek Sungai Pinyuh terjadi tidak terlalu lama.

"Menurut informasi dari personil di lapangan yang dipimpin oleh Panit I Binmas Iptu Sunggul Sijabat beserta lima anggota lainnya, bahwa banjir tersebut tidak berlangsung lama dan ada yang sudah surut, untuk sementara situasi aman dan kondusif," tutupnya. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Mempawah]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved