Ini Gambaran Umum Peraturan Baru Dalam Pertandingan Cabor Pencak Silat

Kemudian, ada diantaranya teknik tarikan yang dulu tidak diperbolehkan, dan sekarang diperbolehkan selama itu tidak merupakan pelanggaran berat.

Tayang:
Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Edy Rusmawan, Internasional Refree Jury yang menjadi narasumber Pusdiklat Coaching Clinic Pelatih dan Wasit se Kalimantan Barat, 3 Desember 2021, Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Kalimantan Barat menggelar Pusdiklat Coaching Clinic Pelatih dan Wasit se Kalimantan Barat, 3 Desember 2021.

Bertempat di aula Graha Wira Laga Batalyon 465 Paskhas Brajamusti, 23 Wasit dan 20 pelatih dari berbagai wilayah Kalimantan Barat mengikuti kegiatan ini selama 3 hari, mulai 3 Desember hingga 5 Desember 2021.

Edy Rusmawan, Internasional Referee Jury yang menjadi narasumber pada kesempatan ini ia memberikan materi terkait peraturan pertandingan IPSI 2016, dimana pada peraturan terkini ada sejumlah perubahan.

''contohnya dalam tehnik guntingan, pada peraturan 2012, bila ada tehnik guntingan yang gagal, maka tidak boleh dibalas, untuk 2016 diberikan kelapangan untuk membalas serangan dalam waktu satu detik denga pola satu serangan,''ujarnya.

RUMAH Tanpa Penghuni di Kelurahan Tambelan Sampit Pontianak Timur Terbakar

Kemudian, ada diantaranya teknik tarikan yang dulu tidak diperbolehkan, dan sekarang diperbolehkan selama itu tidak merupakan pelanggaran berat.

Selanjutnya, dalam peraturan yang baru pun terdapat perubahan cara penilaian point terhadap serangan, dimana poin pukulan menjadi 2 setelah sebelumnya 1, untuk tendangan yang masuk mendapat 3 poin, dan teknik yang berhasil menjatuhkan lawan mendapat 4 poin.

Lalu, dalam bila dalam pertandingan terdapat selisih poin hingga lebih 20 poin, maka wasit dapat menghentikan pertandingan dan memenangkan atlet dengan poin tinggi tersebut, karena lawan atlet dianggap tidak seimbang.

"peraturan baru ini harus segara dilaksanakan sehingga pelatih dan wasit juri harus mempelajari ini, sehingga tidak ada miskomunikasi dalam pertandingan, dan tidak ada yang protes akibat kesalahpahaman, jadi atlet, pelatih dan wasit juri harus betul - betul mengusai peraturan yang ada hasil Munas IPSI 2016, dan setelah PON XX Papua, Kalbar pertama yang dilakukan sosialiasi ini,'' tuturnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved