Breaking News:

Total Kalbar Miliki 3.423 Masjid, Ketua DMI Kalbar Sebut Perlu Manajemen yang Baik

Diperlukan sebuah manajemen yang luar biasa dalam pengelolaan masjid, misalkan dalam mensejahterakan masyarakat sekitar dalam pemberdayaan ekonomi

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Adpim Pemprov Kalbar
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menghadiri acara Silaturahmi PW DMI Provinsi Kalbar bersama PD DMI Kabupaten Sambas di Aula PLHUT Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Selasa 30 November 2021.//Adpim Pemprov Kalbar 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Provinsi Kalimantan Barat saat ini memiliki 3.423 masjid,dengan jumlah pembangunan masjid di Provinsi Kalimantan Barat yang masih akan terus bertambah.

Maka dari, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan yang juga menjabat sebagai Ketua DMI Provinsi Kalbar mengatakan perlu manajemen yang baik dalam pengelolaan masjid di Kalbar.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menghadiri acara Silaturahmi PW DMI Provinsi Kalbar bersama PD DMI Kabupaten Sambas di Aula PLHUT Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Selasa 30 November 2021.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Barat mengatakan selain menjadi tempat ibadah, masjid juga menjadi tempat pemberdayaan umat di segala aspek.

Polda Kalbar Lakukan Penyelidikan Penambangan Pasir di Kawasan Hutan Lindung Gunung Senujuh Sambas

"Diperlukan sebuah manajemen yang luar biasa dalam pengelolaan masjid, misalkan dalam mensejahterakan masyarakat sekitar dalam pemberdayaan perekonomian," ujarnya.

Oleh sebab itu,dikatakannya tugas DMI yaitu mencari cara untuk mengajak umat memakmurkan masjid.

“Dengan jumlah masjid yang begitu banyak, kita juga dituntut untuk mengelola dengan baik. Besar harapan saya agar DMI dapat terbentuk hingga tingkat kecamatan dan desa agar dapat memakmurkan masjid," ujar Ketua DMI Provinsi Kalbar.

Di acara yang sama, Ketua PD DMI Kabupaten Sambas, Hasanusi melaporkan ada 740 masjid di Kabupaten Sambas dimana satu kecamatan memiliki beberapa masjid besar, diantaranya Masjid Agung dan Masjid Sejarah.

"Jumlah mushola atau surau sebanyak 427 di seluruh kecamatan. Angka tersebut belum termasuk masjid yang berada di lingkungan kedinasan dan sekolah," terang Hasanusi.

Kehadiran Ketua DMI Provinsi Kalbar diharapkan dapat memberikan arahan agar pengurus masjid di Kabupaten Sambas bisa menjalankan kepengurusan dengan baik.

"Kami berharap dengan kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Barat yang juga Ketua DMI Provinsi Kalbar bisa memberikan arahan atau bimbingan kepada PD DMI Kabupaten Sambas dalam menjalankan tugas pengelolaan masjid yang baik," tutup Ketua PD DMI Kabupaten Sambas. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved