Breaking News:

Wakil Wali Kota Pontianak Apresiasi Vaksinasi Covid-19 yang Dilakukan Pondok Pesantren

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak semua masyarakat yang belum vaksin untuk segera vaksin.

Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan membuka rapat koordinasi Dewan Pontianak Smart City dalam rangka evaluasi implementasi Pontianak Smart City Tahun 2021 di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota, Kamis 28 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sebagai pusat pendidikan serta pusat perekonomian di Kalimantan Barat, Kota Pontianak tentunya mempunyai tingkat mobilitas warga yang sangat tinggi.

Dengan tingkat mobilitas yang tinggi, Pemkot Pontianak terbilang berhasil mengendalikan serta pencegahan penularan Covid-19.

Oleh sebab itu, pemerintah setempat gencar melakukan program vaksinasi agar imun masyarakat terbentuk.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak semua masyarakat yang belum vaksin untuk segera vaksin.

Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Walisongo di Jalan Ampera Kelurahan Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

Bahasan menerangkan, untuk di Kota Pontianak program vaksinasi Covid-19 terus gencar dilaksanakan oleh berbagai pihak seperti yang telah digelar di Pondok Pesantren Walisongo tersebut.

Apa itu Covid Omicron ? WHO Tetapkan Varian Baru Omicron Covid ! Terdeteksi di Afrika Selatan

"Seluruh santri yang mendaftar untuk divaksin sudah mendapat persetujuan dari orangtua atau wali santri sesuai dengan mekanisme vaksinasi bagi anak-anak, " kata Bahasan di sela-sela peninjauan vaksinasi.

"Saya berharap pada kesempatan ini adik-adik jangan ada yang merasa terpaksa, jangan pula ada rasa takut atau khawatir untuk divaksin," timpal Bahasan.

Hal tersebut lantaran, vaksinasi ini sudah melalui uji klinis dan halal serta aman.

Bahasan menyebutkan, untuk capaian vaksinasi di Kota Pontianak saat ini sudah berada di angka 74,83 persen.

"Persentase ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kalbar, " kata Bahasan.

Namun demikian, pihaknya terus optimis dan gencar melaksanakan vaksinasi sebagaimana ditargetkan di akhir tahun 2021 bisa mencapai 80 persen.

Kapolsek Sanggau Ledo Pimpin Pelaksanaan Vaksinasi di Desa Danti

"Walaupun vaksinasi terus digalakkan dan diperluas, tapi saya minta masyarakat agar tetap waspada dan tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Tujuannya untuk menjaga dan mengendalikan serta mengawasi agar pandemi Covid-19 tidak terjadi lonjakan kembali," tuturnya.

Dengan antusias masyarakat yang semakin tinggi untuk divaksin Covid-19. Bahasan berharap dengan gencarnya vaksinasi ini bisa membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved