Breaking News:

KISAH Restu Anggi, Atlet Angkat Besi Asal Kalbar Bersiap Hadapi Sea Games 2022

Ia memiliki target bisa mencapai Olimpic yang akan di selenggarakan di Paris. Namun untuk bisa ikut Olimpic harus terlebih dahulu mengikuti Sea Game

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Dok Pribadi Restu Anggi
Restu Anggi merupakan atlet angkat besi perempuan asal Kalimantan Barat yang saat ini tengah berada di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Jakarta.// Foto Restu Anggi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Restu Anggi merupakan atlet perempuan asal Kalimantan Barat yang saat ini tengah berada di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Jakarta.

Berada di Pelatnas tentu tak semudah yang orang bayangkan. Banyak proses yang harus ia lalui dan ia tempuh untuk bisa bergabung di Pelatnas.

Apalagi saat ini, Restu satu-satunya atlet perempuan dari Kalbar yang bergabung di Pelatnas Jakarta.

Prestasi Restu Anggi sempat viral saat ia berhasil meraih satu perunggu mewali Indonesia di kejuaraan dunia LWF Junior World Championship di Uzbekistan.

WAWANCARA Eksklusif Bersama Restu Anggi Atlet Angkat Besi Junior Indonesia

Sejak awal ketertarikannya di dunia olahraga berawal dari ajakan saudaranya yang sering berlatih di GOR Pangsuma Pontianak beberapa tahun silam.

Menjadi atlet angkat besi, awal latihannya dimulai dari angkat beban 10 Kg. Namun siapa sangka atas kegigihannya ternyata di tahun 2014, ia terpilih bergabung di Asrama PPLP Kalbar dari SMP sampai lulus SMA.

Restu Anggi merupakan atlet angkat besi perempuan asal Kalimantan Barat yang saat ini tengah berada di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Jakarta.// Foto Restu Anggi
Restu Anggi merupakan atlet angkat besi perempuan asal Kalimantan Barat yang saat ini tengah berada di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Jakarta.// Foto Restu Anggi (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Dok Restu Anggi)

“Setelah itu saya keluar dari PPLP karena itu khusus siswa yang sekolah, lalu ikut seleksi Prapon jadi ingin ikut dan semangat latihan. Alhamdulillah 2021 dipanggil Pelatnas Jakarta,”ujarnya kepada Tribun Pontianak, Sabtu 27 November 2021.

Dikatakannya ketika sudah masuk Pelatnas bukan lagi memikirkan pertandingan nasional tapi internasional , berbeda dengan PPLP yang biasanya hanya antar provinsi dan nasional.

“Jadi kalau Pelatnas lebih seperti untuk Asean Game. Saya bergabung di Pelatnas bulan Maret lalu. Jadi kalau ikut lomba biasanya bawa nama Indonesia,”ujarnya.

Sejak Maret bergabung di Pelatnas, diakuinya tidak ada bedanya dengan latihan yang rutin ia lakukan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved