Liga Inggris

Ralf Rangnick, Pelatih Baru Manchester United, Siapa Dia?

Pria kelahiran 29 Juni 1958 ini diketahui merupakan manajer sepak bola profesional berkebangsaan Jerman.

TWITTER.COM/BARCAUNIVERSAL
Mantan pelatih RB Leipzig, Ralf Rangnick tertarik menggantikan posisi Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ralf Rangnick dikabarkan ditunjuk menjadi pelatih baru Manchester United.

Pria kelahiran 29 Juni 1958 ini diketahui merupakan manajer sepak bola profesional berkebangsaan Jerman.

Rangnick juga merupakan eksekutif olahraga, dan mantan pemain sepakbola yang saat ini bekerja sebagai Direktur Olahraga dan Pengembangan di tim sepak bola asal Rusia, FC Lokomotiv Moskwa.

Dilansir dari berbagai sumber, Rangnick memulai karir kepelatihannya yakni di tahun 1983 pada usia 25 tahun.

Empat belas tahun setelahnya, di usia 39 tahun, ia dipekerjakan oleh mantan klubnya Ulm 1846.

Ia kemudian memenangkan Regionalliga Süd di musim pertamanya.

Prediksi Line Up Chelsea vs Manchester United, Momentum Kembalinya Lukaku dan Ujian Michael Carrick

Rangnick kemudian ditarik oleh klub Bundesliga VfB Stuttgart, dan memenangkan Piala Intertoto UEFA pada tahun 2000, tetapi kemudian dipecat setelah rentetan hasil buruk.

Pada 2001, ia kemudian bergabung dengan Hannover 96, memenangkan 2 Bundesliga, tetapi dibatalkan pada tahun 2004.

Setelah menjalani periode yang cukup singkat bersama Schalke 04, pada tahun 2006 Rangnick menandatangani kontraknya bersama 1899 Hoffenheim, dan kemudian mencapai hingga akhirnya mencapai Bundesliga.

Dia kemudian keluar dari klub pada tahun 2011 dan kembali ke Schalke 04.

Di sana ia menjuarai DFB-Pokal 2011 dan sampai ke semi-final Liga Champions UEFA 2010-2011.

Pada tahun 2012, Rangnick bergabung dengan Red Bull sebagai direktur sepak bola di Red Bull Salzburg dan RB Leipzig.

Ia kemudian menjabat sebagai pelatih kepala klub RB Leipzig di dua periode antara 2015 dan 2019.

Daftar Calon Lawan Eks Tim Cristiano Ronaldo di Babak 16 Besar, Diantaranya Hadapi Manchester United

Di Red Bull, Rangnick turut ambil bagian dalam mencapai kancah sepak bola Eropa.

Ia lebih memilih merekrut pemain yang belum terbukti dan meningkatkan sistem pemain muda.

Ia juga menjalankan filosofi menyerang dalam setiap penyusunan taktik mereka.

Nilai pasar klub Red Bull naik dari €120 juta menjadi €1,2 miliar selama ia menjabat, dengan klub terbesarnya, RB Leipzig, mencapai puncak tertingginya menjadi €270 juta pada tahun 2019.

Klub mereka juga menghasilkan keuntungan yang cukup besar dengan melakukan berbagai transfer pemain.

Ia kemudian diangkat menjadi direktur olahraga dan pengembangan pada tahun 2019.

Dia lalu mengundurkan diri dari Red Bull pada tahun 2020

Piala Dunia 2022 Dipastikan Tanpa Cristiano Ronaldo atau Federico Chiesa

Rangnick diakui sebagai salah satu pelatih pertama yang mengandalkan taktik Gegenpressing, di mana tim, setelah kehilangan penguasaan bola, berusaha secepat mungkin untuk memenangkan penguasaan bola kembali, alih-alih mundur untuk berkumpul kembali bersama.

Hal ini dilakukan dengan mengandalkan kemampuan spasial pemain yang berkembang dengan meningkatkan kapasitas memori dan kecepatan pemrosesan.

Lalu bagaimana kiprahnya di Manchester United?

Patut ditunggu polesan pelatih asal Jerman itu bersaing dengan sejumlah pelatih Jerman lainnya seperti Jurgen Klopp dan Thomas Tuchel yang kini ada menukangi Liverpool dan Chelsea. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved