Breaking News:

Belajar Daring Masih Berlanjut, Wali Kota Edi Kamtono Pastikan Kualitas Pendidikan Baik

Guru mau tidak mau mendatangi rumah-rumah murid untuk memastikan murid mereka terus belajar

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/Prokopim Pontianak/ Jimmy
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat menerima cinderamata dari PK PGRI Kota Pontinak saat acara HUT ke 76 PGRI dan Hari Guru Nasional di SMAN 1 Pontianak, Jumat 26 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menghadiri acara puncak HUT PGRI ke-76 dan Hari Guru Nasional tahun 2021 di Aula Amphiteater SMAN 1 Pontiank, Jumat 27 November 2021. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Muchtar.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dalam sambutannya mengatakan, bersyukur masih bisa memperingati Hari PGRI dan Hari Guru Nasional dalam masa pandemi. “Alhamdulillah kita bisa memperingati hari PGRI dan Hari guru nasional,” katanya.

Edi Rusdi Kamtono mengatakan seluruh guru dari Sabang sampai Merauke terpukul karena Covid-19.

“Guru mau tidak mau mendatangi rumah-rumah murid untuk memastikan murid mereka terus belajar,” katanya.

Edi Rusdi Kantono menjelaskan bahwa pandemi melanda negeri dari tahun 2020 menjadi ujian berat terutama bagi guru dan murid.

“Mudahan pandemi segera berakhir dan kita bisa normal belajar offline 100 persen. Walaupun sekarang belum 100 persen karena SK darurat pandemi masih berlaku sehingga kita masih menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Tingkatkan Minat Literasi Sastra, Dosen IKIP PGRI Pontianak Beri Pendampingan Siswa secara Daring

Menurut Edi Rusdi Kamtono, siswa ternyata lebih tangguh, dari pada orang umurnya 50 ke atas. “Justru harapan kita siswa menjadi duta siswa tangguh terhadap pandemi. Bagaimana kolaborasi guru dan siswa bisa menerapkan prokes setiap kegiatannya,” ujarnya.

Sistem belajar daring, kata Edi Rusdi Kamtono menjadikan guru belajar menguasai teknologi. “Sebagai akibatnya kita menjadi menguasai teknologi,” lanjutnya.

Dia mengatakan kualitas pendidikan di Kota Pontianak selama pandemi ini belum dapat dipastikan apakah baik atau tidak. Pihaknya masih menunggu hasil survei yang kredibel.

Sementara itu, dia menilai sektor pendidikan dan semua lini semuanya terpengaruh. “Pembangunan kita batalkan, yang sudah kita alokasikan kita alihkan anggarannya,” jelasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved