Breaking News:

DPC KPPI Landak Resmi Dilantik, Karolin Harap Terlibat Pengambilan Keputusan Isu Perempuan dan Anak

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa kehadiran DPC KKPI Kabupaten Landak dapat memberikan dampak positif bagi perpolitikan perempuan

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/IstimewaHumas Pemda Landak
Pelantikan KPPI Landak di Kantor DPRD Landak pada Kamis 25 November 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Landak pada Kamis 25 November 2021.

Pelantikan dan Pengukuhan DPC KKPI dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KKPI Kalimantan Barat Angeline Fremalco di aula Kantor DPRD Kabupaten Landak.

Terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KKPI) Kabupaten Landak ialah Margareta dengan masa bhakti periode 2021 hingga 2026.

Margareta adalah Anggota DPRD Kabupaten Landak yang merupakan salah satu perempuan yang terjun di dunia politik.

Pemdes, dan TNI/Polri Robohkan Gapura Menuju Keraton Ismahayana Landak

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa kehadiran DPC KKPI Kabupaten Landak dapat memberikan dampak positif bagi perpolitikan perempuan-perempuan Kabupaten Landak.

"Saya berharap dengan adanya DPC KKPI Kabupaten Landak, dapat memberikan semangat bagi perempuan-perempuan Kabupaten Landak untuk terjun ke dunia politik. Sehingga pada pemilu 2024, semoga akan bertambah juga anggota DPRD dari perempuan,” ujar Karolin dikonfirmasi pada Jumat 26 November 2021.

Bupati Karolin juga mengatakan dengan banyaknya perempuan masuk di dunia politik dan menjadi anggota dewan, maka diharapkan dapat mengambil keputusan terkait isu perempuan dan anak.

“Melalu KKPI ini diharapkan mereka mengetahui dinamika politik, dan yang terpenting saya berharap keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan terkait isu perempuan dan anak seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pelecahan seksual, ketimpangan sosial maupun permasalah lainnya bisa memberikan manfaat bagi masyarkat,” harap Karolin.

Lebih lanjut Bupati Landak juga mengatakan bahwa isu stunting di Kabupaten Landak yang masih sangat tinggi ini juga bisa menjadi salah satu isu yang harus diselesaikan bersama-sama temasuk KPPI.

“Tingginya stunting di Kabupaten Landak juga menjadi tantangan kita bersama termasuk KPPI agar dapat memberikan solusi dan masukan kepada pemerintah. Untuk saat ini di pemerintahan ada beberapa perempuan yang sudah menduduki jabatan strategis sepeti Camat maupun Kepala Bidang, namun untuk kepada dinas masih belum ada,” tutup Karolin. (*)

(Simak berita terbaru dari Landak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved