BREAKING NEWS - Dirampok dan Dianiaya, Gadis di Kubu Raya Terima Puluhan Jahitan Dikepala

Selain itu, wajah IM yang masih duduk dikelas 3 Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Kubu Raya babak belur akibat mendapat banyak pukulan dari pelaku.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Destriadi Yunas Jumasani
Korban perampokan sekaligus penganiayaan di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kaliman Barat saat dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Pontianak, Jumat 26 November 2021. Tribun Pontianak Destriadi Yunas Jumasani. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Seorang wanita di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat berinisial IM (17) menjadi korban perampokan sekaligus penganiayaan sadis.

IM menjadi korban perampokan sekaligus penganiayaan saat ia tidur dikamarnya di Kafe sekaligus pencucian mobil tempatnya bekerja di kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya pada kamis 25 November 2021 dini hari.

Ditemui Tribun di salah satu kamar rumah sakit di Kota Pontianak, IM masih terbaring lemah ditempat tidurnya dengan infus terpasang ditangannya, dengan ditemani ayah, ibu, adik dan kakanya, Jumat 26 November 2021.

Iapun masih belum dapat berkomunikasi dengan baik akibat luka yang ia terima dari peristiwa itu.

Dua Pelaku Jambret di Jalan Agus Salim Diamankan Satreskrim Polres Ketapang

Akibat penganiayaan itu, IM mengalami luka sangat serius dibagian kepala hingga harus mendapat lebih dari 60 jahitan di kepalnya.

Selain itu, wajah IM yang masih duduk dikelas 3 Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Kubu Raya babak belur akibat mendapat banyak pukulan dari pelaku.

Gigihnya patah, dagu dijahit, bahkan akibat dari serangan pelaku, jari di kedua tangan korban juga nyaris remuk.

Kakak Korban mengungkapkan bahwa sang adik menjadi korban perampokan sekaligus penganiayaan yang dilakukan oleh rekan kerjanya sendiri di kafe tersebut seorang pria berinsial PD alias KC pada kamis 25 november 2021 dini hari.

Selain menganiaya korban dengan sadir dan tidak manusiawi, PC pun dikatakan kakak korban membawa sepeda motor, tas berisi berbagai identitas, surat kendaraan bermotor, serta barang berharga milik sang adik, hingga sang adik merugi hingga jutaan rupiah, disamping mengalami luka berat.

"Ini Pelakunya kata dia (korban) teman kerjanya sendiri, pas adik saya lagi tidur dikamar selesai kafe itu tutup, pelaku ini masuk ke kamar langsung menyerang adik saya, bukan hanya pakai tangan kosong, tapi juga pakai kunci inggris sama ada alat lainya,''ujarnya, di temui Tribun, Jumat 26 November 2021.

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved