Breaking News:

Upah Minimum Kabupaten Ketapang Tahun 2022 Naik Rp 15.929 Jadi Rp 2.876.252

Sedangkan untuk penetapan besaran Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK), lanjut Dersi, sudah bukan di ranah Dewan Pengupahan lagi. Tetapi kesepa

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Kadisnakertrans Ketapang
Penandatanganan Berita Acara Sidang Dewan Pengupahan Kabupaten Ketapang menyepakati upah minimum Kabupaten Ketapang Tahun 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Ketapang Tahun 2022 dipastikan naik sebesar Rp 15.929 atau menjadi Rp 2.876.252.

Kenaikan ditetapkan setelah Dewan Pengupahan Kabupaten Ketapang telah membahas dan menyepakati angka tersebut.

"Penandatanganan berita acara sidang Dewan Pengupahan Kabupaten Ketapang, menyepakati upah minimum kabupaten ketapang Tahun 2022 sebesar Rp.2.876.252,79. Naik sebesar Rp 15.929,19 atau 1,005 persen," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Ketapang, Dersi, Kamis 25 November 2021.

Sedangkan untuk penetapan besaran Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK), lanjut Dersi, sudah bukan di ranah Dewan Pengupahan lagi. Tetapi kesepakatan antara pekerja dan pengusaha.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Nilai Tambah UMKM

"Tidak ada lagi (UMSK). UMSK ranahnya pengusaha dengan pekerja. Kita tak ada kewenangan lagi untuk itu," tandasnya.

Untuk itu, Dersi menegaskan agar seluruh pengusaha di Ketapang untuk mematuhi besaran UMK yang telah ditetapkan mulai Januari Tahun 2022.

"Ini sudah ketentuan Undang-undang. Upah minimum yang baru akan mulai berlaku tanggal 1 Januari tahun berikutnya. Diharapkan pengusaha mematuhinya," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved