Breaking News:

Sutarmidji Nilai Penanganan Banjir Harus Sinergis dan Koordinasi antar Institusi Pemerintah

Midji menegaskan penghijauan juga harus dilakukan oleh Pemerintah Desa. Sebab, dalam indikator desa mandiri terdapat indeks ketahanan lingkungan.

Penulis: David Nurfianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Adpim Provinsi Kalbar
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji saat menijau banjir di Kabupaten Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengatakan manajemen penanganan bencana tersebut sudah disusun dengan baik, maka akan memudahkan Pemda setempat dalam penanganan hal tersebut.

“Sehingga Pemda tidak akan panik menanganinya. Kalau banjir lagi, Pemda tinggal menangani masalah kebutuhan masyarakat dan sebagainya, menjaga kebutuhan pangannya, agar bisa terdistribusi dengan lancar,” ujarnya. Kamis 25 November 2021

Terpenting, dikatakan Midji adalah memperkuat koordinasi dan sinergitas dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Sehingga jelas, pemerintah pusat buat apa, provinsi buat apa, kabupaten buat apa.

Gubernur Kalbar Minta Pemerintah Kabupaten/Kota Buat Aplikasi Database Banjir

"Menindaklanjuti pernyataan Presiden Joko Widodo terkait penghijauan dalam rangka penangkapan daerah hujan," ungkap Midji.

Selain pemerintah, sambung Midji perusahaan perkebunan sawit dan pertambang juga harus melakukan pembibitan sesuai yang disampaikan Presiden.

“Beliau akan paksa. Saya setuju itu. Jadi langkah yang dilakukan oleh Pak Presiden itu yang betul,” ucapnya.

Midji menegaskan penghijauan juga harus dilakukan oleh Pemerintah Desa. Sebab, dalam indikator desa mandiri terdapat indeks ketahanan lingkungan.

“Nah, desa harus mengerjakan itu. lakukan penghijauan. Jangan nanti baru dilakukan. Harus sekarang lakukan,” pungkasnya. (*)

[Update informasi Seputar Kabupaten Melawi]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved