Breaking News:

Pemdes Belonsat Gelar Vaksinasi Tahap Dua, Saldiah: Capaian Vaksinasi Desa Belonsat Sudah 92 Persen

"Vaksinasi Jenis Sinovac hari ini mencapai 300 Dosis, dan warga Desa Belonsat yang telah di vaksin mencapai 92 persen," ujarnya. Kamis 25 November 202

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dokumentasi TIM Vaksinasi
TIM Vaksinasi RSUD PRATAMA Batu Buil bersama Ketua TP-PKK Desa Belonsat Saldiah, Kepala Desa Belonsat Supinus Enteng, dan Kapolsek Belimbing AKP Nono Partoyuwono foto bersama usai pelaksanaan vaksinasi tahap dua di Aula Kantor Desa Belonsat Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi, Kamis 25 November 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Demi mempercepat Herd Immunity, Pemerintah Desa (Pemdes) Belonsat Gelar Vaksinasi tahap dua kepada masyarakat umum dan pelajar, yang bertempat di Aula Kantor Desa Belonsat Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi.

Ketua TP-PKK Desa Belonsat Saldiah mengatakan bahwa pada vaksinasi tahap dua ini, diikuti sekitar 300 orang dan untuk capaian vaksinasi desa belonsat sudah 92 %.

"Vaksinasi Jenis Sinovac hari ini mencapai 300 Dosis, dan warga Desa Belonsat yang telah di vaksin mencapai 92 persen," ujarnya, Kamis 25 November 2021.

Saldiah juga mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi pihaknya tetap berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Pasca Banjir, Baznas Melawi Salurkan Banduan Pada Warga Terdampak Banjir di Desa Nusa Pandau

Lanjutnya, termasuk dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

"Kami tidak ingin mengambil risiko yang tidak diharapkan, sehingga dalam melaksanakan vaksinasi lebih-lebih untuk lansia, selain menerapkan prokes COVID-19, penerima vaksin juga diharuskan melalui tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan," tegasnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan beberapa tahapan yang harus dan atau wajib dilalui penerima vaksin di antaranya pendaftaran (pencatatan), screening (pemeriksaan kesehatan), penyuntikan vaksin, dan observasi.

"Sebelum dilakukan vaksinasi terlebih dahulu diperiksa kondisi kesehatannya, meliputi pemeriksaan suhu tubuh, tensi darah, dan pemeriksaan penyakit dalam lainnya yang memungkinkan tidak dilakukannya pemberian vaksin," paparnya

Kemudian, sambung Saldiah setelah penyuntikan vaksin pun, penerima Vaksin Sinovac harus diobservasi selama 30 menit

"Setelah penyuntikan vaksin pun, penerima Vaksin Sinovac harus diobservasi selama 30 menit, untuk memastikan bahwa vaksin yang disuntikkan, tidak memiliki dampak tidak baik terhadap penerimanya," jelannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved