Breaking News:

KISAH Bidan Yohana 7 Tahun Menjadi Nakes Sukarela Tanpa Gaji di Puskesmas Sekadau Hilir

Bidan Yohana (32) sudah hampir 7 tahun berstatus tenaga kesehatan sukarela dan tanpa gaji di Puskesmas Sekadau Hilir

TRIBUNPONTIANAK/TNI AL Lantamal XII Pontianak
Bidan Yohana dan Regina bersama anggota TNI AL dan TNI AD saat berfoto bersama bayi perempuan berbobot 3,2 kilogram yang dilahirkan di dalam perahu karet di atas sungai Kapuas, Sekadau, Kalimantan Barat, pada Jumat 19 November 2021 lalu 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Bidan Yohana dan Regina merupakan bidan yang bertugas di Puskesmas Sekadau Hilir. Keduanya telah berperan penting dalam sejarah hadirnya Marinir bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Sekadau, Kalbar. Saat membantu penaggulangan bencana alam banjir yang melanda Kabupaten Sekadau kurang lebih satu bulan, sejak Oktober hingga November 2021.

Kedua Bidan Puskesmas Sekadau Hilir itu telah membantu persalinan seorang ibu muda bernama Febri Indah Lestari (21) warga Dusun Teribang, desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir yang menjalani proses persalinan di atas perahu karet milik TNI AL Lantamal XII Pontianak, tepat saat melintasi Sungai Kapuas dalam proses evakuasi korban banjir di Kabupaten Sekadau pada 19 November 2021 lalu.

Mengulik sekilas kisah keduanya selama bertugas di Puskesmas Sekadau Hilir. Diketahui Bidan Yohana (32) sudah hampir 7 tahun berstatus tenaga kesehatan sukarela dan tanpa gaji di Puskesmas Sekadau Hilir. Sementara untuk bidan Regina (28), sudah 6 tahun menjadi tenaga kesehatan honorer di Puskesmas Sekadau Hilir.

Peduli Banjir Sekadau, Badan Musyawarah Perbankan Daerah Salurkan Bantuan Paket Sembako

7 Tahun Mengabdi Sukarela.

Tetap semangat memberikan pelayanan bagi masyarakat dan tidak ingin pengalaman dan ilmu pengetahuan selama pendidikannya hilang begitu saja.

Diakui Yohana, selama bertugas tidak ada kendala yang berarti, hanya saja berbeda dari tenaga honorer. Ia dan beberapa rekannya yang berstatus sama tidak memiliki gaji, tetapi untuk BPJS kesehatan tetap diberikan oleh pihak Puskesmas

Wanita single lulusan Akbid Santa Benedikta Pontianak tahun 2013 itu telah memulai tugasnya di Puskesmas Sekadau Hilir sejak tahun 2015. Meskipun sebelumnya Yohana sempat bekerja di Pontianak, Sanggau dan akhirnya menetapkan di Sekadau.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Bidan Yohana mengaku mendapatkan penghasilan dengan membantu proses persalinan yang ditangani oleh sesama bidan, baik itu di klinik, postu ataupun rumah pasien.

"Dari teman-teman kalau ada yang postu polindes yang butuh bantuan nanti saya bantu mereka, dari situlah saya dapat pendapatan untuk uang bensin, saja juga bekerja di praktek Dokter Manurung dan hampir 7 bulan bekerja," ungkapnya.

Untuk jam kerja dan tugas di Puskesmas Sekadau Hilir dikatakan Bidan Yohana tidak ada perbedaan yang signifikan, meskipun statusnya berbeda.  

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved