Breaking News:

Kejari Bengkayang Musnahkan Barang Sitaan, Diantaranya Perkara PETI dan ITE

"Tadi di musnahkan sejumlah barang bukti sitaan dari berbagai perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap berdasarkan keputusan majelis hakim, "u

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Dok Kejari Bengkayang
Kegiatan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan Kejari Bengkayang pada Kamis 25 November 2021, barang sitaan yang di musnahkan selain narkoba terdapat barang bukti kasus PETI dan ITE. (Dok Kejari Bengkayang) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Kejaksaan Negeri Bengkayang melakukan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan yang diantaranya terdapat perkara Pertambangan emas Tanpa Izin (PETI), Perkara Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan perkara Perjudian.

Kegiatan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan Kejari Bengkayang yang di pimpin langsung oleh Kepala Kejari Bengkayang Tommy Adyaksyaputra didampingi Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Coki Felani pada Kamis 25 November 2021.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bengkayang AKBP Arif Agung Winarto, Ketua Pengadilan Negeri Bengkayang Hendri Irawan, Kepala Rutan kelas II B Bengkayang Chandra Wiharto dan perwakilan BNN Kab Bengkayang.

Barang Bukti dan barang rampasan Kejari Bengkayang yang di musnahan berasal dari 35 perkara narkotika, 11 perkara perjudian, 3 Perkara penganiayaan, 6 perkara Pertambangan Emas Tanpa Izin (Peti) , 4 perkara tindak pidana pencurian, 5 perkara tindak pidana perlindungan anak, 2 perkara tindak pidana asusila dan 1 Perkara Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Tiga Kapolsek Jajaran Polres Bengkayang Berganti, Ipda Mulyadi Jabat Kapolsek Monterado 

Kepala Kejari Bengkayang Tommy Adyaksyahputra melalui Kasi Barang Bukti dan Barang Rampas Kejari Bengkayang Coki Felani mengatakan kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan kegiatan rutin yang di gelar kejaksaan yang sudah di agendakan.

"Tadi di musnahkan sejumlah barang bukti sitaan dari berbagai perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap berdasarkan keputusan majelis hakim, "ujar Coki

Kegiatan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan Kejari Bengkayang pada Kamis 25 November 2021, barang sitaan yang di musnahkan selain narkoba terdapat barang bukti kasus PETI dan ITE. (Dok Kejari Bengkayang)
Kegiatan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan Kejari Bengkayang pada Kamis 25 November 2021, barang sitaan yang di musnahkan selain narkoba terdapat barang bukti kasus PETI dan ITE. (Dok Kejari Bengkayang) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Dok Kejari Bengkayang)

Lanjutnya, pemusnahan barang sitaan langsung di lakukan oleh Kajari Bengkayang bersama Kapolres Bengkayang, Ketua PN Bengkayang, Kepala Rutan Kelas II B Bengkayang dan perwakilam BNN Kab Bengkayang.

" Ada yang dipotong untuk benda barang bukti senjata tajam, narkoba di musnahkan dengan cara di blender, dan juga ada di musnahkan dengan cara di bakar,"kata Kasi BB dan Barang Rampasan Kejari Bengkayang.

Lebih lanjut, Coki mengatakan untuk yang barang bukti dimusnahkan yakni Narkotika, yaitu jenis sabu sebanyak 19.68 gram, Perkara judi, yaitu Lapak dadu, kupon dan hp, senjata taj jenis Parang, Perkara PETI yaitu Mesin Dompeng, karpet, selang, drum, besi Dulangan, Perkara pencurian yaitu : Obeng, linggis, perkara PPA dan asusila yakni pakaian dan perkara ITE yakni CD.

"Tak hanya di musnahkan, tapi juga ada yang barang bukti lainnya ada yang kita kembalikan ke pemiliknya berdasarkan putusan majelis hakim, jika masyarakat ingin tahu silahkam untuk mendatangi kantor Kejari Bengkayang, "pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Bengkayang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved