Breaking News:

Gubernur Kalbar Minta Pemerintah Kabupaten/Kota Buat Aplikasi Database Banjir

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyarankan Pemerintah Daerah tingkat II yang daerahnya memungkinkan banjir segera membuat database banjir yang d

Penulis: David Nurfianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Adpim Provinsi Kalbar
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji saat menijau banjir di Kabupaten Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyarankan Pemerintah Daerah tingkat II yang daerahnya memungkinkan banjir segera membuat database banjir yang dapat diakses melalui aplikasi dan terintegrasi. 

"Aplikasi tersebut nantinya dapat menyatukan potensi-potensi banjir, termasuk warga yang menggunakan berdasarkan nama dan alamat. Sehingga manajemen penanganan bencana benar-benar benar dan tak serampangan," ujarnya. Kamis 25 November 2021

Lanjutnya, Jadi jika banjir melanda suatu kecamatan sudah satu meter dan seterusnya, sudah terdata dalam database itu berapa KK yang membangun. 

Sukses pada Vaksinasi Tahap I, DPC Gerindra Melawi Gelar Vaksinasi Tahap II

"Kalau banjirnya dua meter sudah terdata juga siapa-siapa yang mengunjungi, rumahnya yang mana saja, orangnya siapa, berapa jumlahnya. Termasuk tempat mengungsinya dimana, apa saja yang dibutuhkan, dan sebagainya,” ungkapnya

Menurutnya, tidak memakan biaya besar untuk membuat database tersebut. Masing-masing Kepala Daerah tinggal koordinasi mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat paling bawah.

“Itu tidak mahal buat databasenya. Cukup kerakan Kepala Desa, data semua masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir atau bantaran sungai,” imbuhnya.

Sutarmidji menuturkan banjir yang terjadi saat ini harusnya dijadikan patokan, karena termasuk banjir yang paling tinggi terjadi.

“Jadikan patokan. Siapa-siapa yang kemarin kejadian, didata, masukan ke database banjir itu. Kalau bisa, semuanya terintegrasi di database itu. Tidak mahal itu,” tutupnya. (*)

[Update informasi Seputar Kabupaten Melawi]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved