Breaking News:

Dukung Pembangunan Jalan Alternatif Bandara Singkawang, Warga Gelar Ritual Adat Nyemah Tanah

Jalan alternatif Bandara ini di buat untuk menggantikan jalan lama dengan tujuan memudahkan warga masyarakat sekitar melakukan aktivitas pertanian dan

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Pemkot Singkawang
Proses ritual adat Nyemah Tanah untuk pembangunan jalan Alternatif Bandara Singkawang, Rabu 24 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Warga Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang Kalbar menggelar ritual adat Nyemah Tanah untuk pembangunan jalan alternatif Bandara Singkawang pada Kamis 25 November 2021.

Ritual adat ini merupakan bagian dari kearifan lokal dari masyarakat sekitar, khususnya masyarakat suku Dayak di Kelurahan Pangmilang dengan memohon doa kepada Jubata untuk memberkati kegiatan dengan niat yang tulus dan mulia.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, ritual adat ini bertujuan agar semua proses berjalan dengan lancar aman sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat, kemaslahatan dan kesejahteraan bagi masyarakat yg telah menghibahkan lahannya.

“Terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Pangmilang. Terima kasih juga kepada masyarakat yang telah menghibahkan lahannya. Semoga proses pembangunan Bandara Singkawang berjalan dengan lancar," ujar Wali Kota, Kamis 25 November 2021.

Jalan alternatif Bandara ini di buat untuk menggantikan jalan lama dengan tujuan memudahkan warga masyarakat sekitar melakukan aktivitas pertanian dan perkebunan.

PLN Singkawang Bidik Potensi Buah di Nyarumkop untuk Program Electrifying Agriculture

Sehingga antara proses pembangunan Bandara dan aktivitas masyarakat setempat tidak terganggu.

"Tentunya pemerintah tidak menginginkan bandara ini mengganggu kelancaran roda pereknomian khususnya masyarakat yang memiliki kebun disana," ujarnya.

Proses ritual adat Nyemah Tanah ini dihadiri pula oleh sejumlah pemilik lahan yang telah menghibahkan lahan mereka untuk pembangunan jalan alternatif Bandara, yakni Yohanes.

Yohanes secara suka rela menghibahkan tanah miliknya sebagai dukungan kepada Pemerintah untuk pembangunan Bandara Singkawang tersebut.

"Tentunya saya sangat mendukung sekali dengan adanya pembangunan Bandara Singkawang ini," katanya.

Dengan menghibahkan lahannya untuk akses jalan ini, Yohanes mengaku tidak merasa rugi, justru ia bersyukur karena akan bermanfaat bagi orang banyak.

"Yang penting pembangunan ini jadi, jangan sampai berhenti di tengah jalan atau mangkrak," katanya. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved