Breaking News:

BMPD Kalbar Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Korban Banjir di Kabupaten Sekadau

Total ada 2000 paket sembako dengan nilai Rp. 100,000.00 perpaket yang akan disalurkan di 4 Kabupaten terdampak banjir, diantaranya Sekadau, Sintang,

TRIBUNPONTIANAK/Marpina Sindika Wulandari
Penyerahan secara simbolis bantuan paket sembako dari Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Agus Chusaini kepada Bupati Sekadau, Aron di UMKM Centre Sekadau, Kamis 25 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Badan Musyawarah Perbankan Daerah Kalimantan Barat salurkan 500 paket sembako bantuan untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Sekadau, Kalbar.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Agus Chusaini kepada Bupati Sekadau, Aron di UMKM Centre Sekadau, Kamis 25 November 2021.

Total ada 2000 paket sembako dengan nilai Rp. 100,000.00 perpaket yang akan disalurkan di 4 Kabupaten terdampak banjir, diantaranya Sekadau, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu dengan masing-masing 500 paket.

Peduli Banjir Sekadau, Badan Musyawarah Perbankan Daerah Salurkan Bantuan Paket Sembako

Dikatakan Agus Chusaini meskipun bantuan tersebut tidak besar tetapi itulah bentuk kontribusi dari BMPD Kalbar. "Sebetulnya bantuan ini ingin cepat kita salurkan tapi karena kendala kami tidak punya kemampuan menyalurkan bantuan dalam kondisi banjir, makanya kita salurkan melalui satgas bencana," jelasnya.

Ia berhara bantuan ini bisa diterima dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak banjir salah satunya di Kabupaten Sekadau.

Menyambut baik bantuan itu, Bupati Sekadau Aron menyampaikan ucapan terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Sekadau kepada BMPD Kalbar.

Dituturkan Aron, walaupun kondisi banjir saat ini sudah surut, tetapi sebagian besar masyarakat yang terdampak banjir belum bisa bekerja karena masih fokus membersihkan rumahnya masing-masing.

Sehingga masih banyak bantuan yang disalurkan bagi masyarakat meskipun sudah memasuki tahapan paska bencana. Bantuan juga diberikan bagi masyarakat yang kediamannya terkepung banjir meskipun untuk kondisi rumah tidak terendam banjir.

"Sampai saat ini bantuan yang mengalir sangat banyak, melalui ormas juga membantu penyaluran bantuan, seperti Lawas, GOW, PKK, WKRI," ungkapnya.

Diketahui banjir telah melanda Kabupaten Sekadau kurang lebih satu bulan, banyak masyarakat yang mengungsi ada juga yang membuat panggung di rumah. Banjir kali ini juga merupakan banjir terparah di Kabupaten Sekadau sejak beberapa tahun terakhir terutama bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Kapuas dan Sungai Sekadau.

Kedepan, sambung Bupati Aron, akan dibuat lumbung sosial di setiap kecamatan yang akan menampung berbagai jenis bantuan ketika terjadi bencana.

"Sehingga ketika penyaluran bantuan dari kabupaten terhambat maka yang tersedia di lumbung per kecamatan lah yang disalurkan, itu memang antisipasi kita ke depan, walaupun tentu kita tidak berharap bencana terjadi," tandasnya. (*)

[Update informasi Seputar Kabupaten Sekadau]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved