Breaking News:

Psikologi

7 Tanda Keluarga Toksik yang Bisa Rusak Masa Depan Anak

Keluarga toksik dapat terjadi mulai dari orang tua ke anak, anak ke orang tua, antar saudara, atau keterlibatan kakek-nenek dan kerabat.

freepik.com
Keluarga muda Asia yang bahagia bersenang-senang tertawa pindah ke rumah baru. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Toxic family atau keluarga toksik bisa terjadi akibat perilaku yang tak baik.

Satu di antara perilaku yang tak baik itu adalah menyakiti anggota keluarga lainnya.

Rasa sakit yang diberikan itu bisa saja secara fisik maupun verbal.

Selain itu keluarga toksik juga dapat disebabkan oleh masalah hubungan, emosional, atau finansial yang tidak stabil.

Keluarga toksik dapat terjadi mulai dari orang tua ke anak, anak ke orang tua, antar saudara, atau keterlibatan kakek-nenek dan kerabat.

Seperti melansir Medium, berikut tujuh tipe keluarga toksik yang dapat merusak hubungan dalam keluarga.

1. Pura-pura Bahagia

Keluarga toksik yang pura-pura bahagia akan menciptakan citra kesempurnaan keluarga dan menutupi kekurangan untuk ditunjukkan pada orang lain.

Padahal, hubungan antar anggota keluarga di rumah tidak begitu akur dan kurangnya keterikatan di dalamnya.

2. Tidak Terlibat secara Emosional

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved