Breaking News:

Warga Minta Kepolisian Segera Ungkap Penyebab Suara Ledakan Misterius di Ketapang

Menurutnya, jika belum ada informasi jelas dari mana asal suara tersebut, maka masyarakat akan terus bertanya-tanya dan membuat kekhawatiran.

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Seorang warga yang melihat langsung lokasi asal suara ledakan misterius yang terjadi pada Minggu 21 November 2021 malam. Foto Nur Imam Satria 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Warga Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap asal suara ledakan misterius yang terjadi di lahan kosong depan Kantor Disnakertrans Kabupaten Ketapang.

Saat diwawancarai, Hariansyah (40) warga Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan mengatakan, kalau dirinya hingga kini masih khawatir atas kejadian tersebut.
Menurut Ari sapaannya, jika suara ledakan misterius itu masih belum diketahui asal usulnya, maka warga terus berspekulasi dari mana asal suara tersebut.

"Jelas khawatir lah. Kalau kami warga belum tau asal suara itu darimana, kami jadi mikir macam-macam," kata Ari, Rabu 24 November 2021.

Untuk itu, bapak dua anak ini berharap pihak berwenang dapat segera mengungkap asal suara ledakan misterius tersebut.

Suara Ledakan Misterius di Ketapang, Tokoh Masyarakat Beri Kepercayaan Penuh Kepada Kepolisian

Agar warga dapat kembali tenang dan tidak berasumsi. Sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan dari warga.

"Saat ini kalau ngobrol-ngobrol di warung kopi, macam-macam asumsi warga. Maka pihak berwenang diminta segera mengungkap apa yang menjadi asal suara tersebut, sehingga warga tidak mendapat informasi yang simpang siur ," pungkasnya.

Ada juga, Agus (31) yang berharap pihak berwenang dapat segera mengungkap apa yang menjadi penyebab suara ledakan misterius yang terjadi di sebuah lahan kosong di depan Kantor Disnakertrans Kabupaten Ketapang pada Minggu 21 November 2021 lalu.

Menurutnya, jika belum ada informasi jelas dari mana asal suara tersebut, maka masyarakat akan terus bertanya-tanya dan membuat kekhawatiran.

"Kita hanya mau tau, suara itu dari mana asalnya. Kalau tau kan, ya sudah. Setidaknya tidak membuat warga bertanya-tanya," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved