Breaking News:

Jumat Malam Hadapi Petinju Thailand, Daud Cino Yordan Minta Doa Masyarakat Kalimantan Barat

Dia harus mencari caranya sendiri untuk memenangkan pertarungan melawan Rachata. Tidak boleh lengah.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/EDIN DIAZ (PELATIH DAUD YORDAN)
TINJU DUNIA - Daud Yordan (kanan) dan Rachata Khaophimai saat sesi foto setelah timbang badan, di Bangkok, Thailand, Kamis 18 November 2021 siang WIB. Daud Yordan duel menghadapi petinju tuan rumah Rachata Khaophimai, Jumat 19 November 2021 disiarkan langsung Kompas TV mulai pukul 20.00 WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Petinju kebanggaan Indonesia asal Kayong Utara, Kalbar, Daud Cino Yordan kembali naik ring setelah dua tahun vakum akibat pandemi global. Kali ini yang menjadi lawan duel Daud Yordan adalah petinju 18 tahun asal Thailand, Rachata Khaophimai.

Duel Daud Yordan kontra Rachata Khaophimai dilaksanakan di Bangkok, Thailand, Jumat 19 November 2021 dan disiarkan langsung Kompas TV mulai pukul 20.00 WIB.

Pertarungan dijadwalkan berlangsung 10 ronde untuk memperebutkan gelar juara World Boxing Council (WBC) Asian Boxing Council Silver kelas ringan super 63,5 kilogram, yang saat ini lowong.

Damianus Yordan, abang Daud Yordan mengatakan pertarungan ini sangat krusial bagi petinju berjuluk Indonesian Thunder tersebut. Kemenangan menjadi harga mati demi eksistensi Daud Yordan di dunia tinju profesional berlevel internasional.

“Dia harus mencari caranya sendiri untuk memenangkan pertarungan melawan Rachata. Tidak boleh lengah. Manfaatkan momentum dan pukul jatuh lawan sebelum ronde 10,” kata Damianus Yordan dihubungi via ponselnya, Kamis 18 November 2021.

Spirit Daud Yordan untuk memenangi duel sangat besar mengingat ibunda tercinta Antonia Sabun saat ini sedang opname di Rumah Sakit Fatima Ketapang. Menurut Damianus, Daud Yordan mendedikasikan pertarungan menghadapi Rachata, untuk ibunda tercinta.

“Ibu kami sudah 20 hari opname dan bersyukur saat ini sudah mulai membaik. Jumat malam saya bersama ibu menonton siaran langsung dari ruang perawatan,” kata Damianus.

Menyinggung peluang pertarungan, Damianus Yordan sangat yakin dengan mantan didikannya sekalipun masih buta gaya bertinju Rachata. Pengalaman tanding menjadi modal utama Daud untuk mengkanvaskan Rachata.

“Seperti biasa kami terapkan saat menghadapi lawan yang masih asing, nanti Daud penjajakan dulu di ronde awal. Pada ronde berikutnya strategi menyerang dan puncaknya nanti di ronde tujuh,” kata Damianus.

Sama seperti yang dilontarkan Daud Yordan sebelumnya, Damianus berharap pertarungan ini tidak sampai ke ronde 10.

Daud Yordan Menang KO atau TKO Harga Mati! Live Tinju Dunia Daud vs Rachata Malam Ini Live Kompas TV

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved