Breaking News:

3 Hari Ikuti Bimtek Restorative Justice, Jaksa se-Kalimantan Harap Lebih Berintegritas & Berkualitas

Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Yunan Harjaka ditemui usai penutupan kegiatan tersebut berharap sumber daya manusia di Kejaksaan khusu

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Penerangan Kejaksaan Tinggi Kalbar
Pelaksanaan Bimbingan Teknis Penuntut Umum yang bertajuk Jaksa sebagai Fasilitator Dalam Penyelesaian Perkara Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif dan In House Training Akses Keadilan Melalui Teknologi Dalam Tuntutan Tindak Pidana narkotika Untuk Mendukung Terwujudnya WBK dan WBBM, kegiatan ini di ikuti oleh jaksa se Pulau Kalimantan, di Kalbar kegiatan ini dipusatkan di Hotel Aston Pontianak, Jumat 19 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Guna meningkatkan kapasitas dan integritas jaksa, selama 3 hari dimulai sejak 16 hingga 18 November 2021, Jaksa sepulau Kalimantan mengikuti Bimbingan Teknis Penuntut Umum yang bertajuk Jaksa sebagai Fasilitator Dalam Penyelesaian Perkara Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif dan In House Training Akses Keadilan Melalui Teknologi Dalam Tuntutan Tindak Pidana narkotika Untuk Mendukung Terwujudnya WBK dan WBBM.

Di Pusatkan di Kalimantan Barat, kegiatan ini dipusatkan di Hotel Aston Pontianak yang buka dan di tutup langsung oleh Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Yunan Harjaka dan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Masyhudi, SH., MH, serta Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Juniman Hutagaol, SH, MH.

Kegiatan itu sendiri sebelumnya dibuka langsung oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, DR, Fadil melalui virtual conferene.

Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Yunan Harjaka ditemui usai penutupan kegiatan tersebut berharap sumber daya manusia di Kejaksaan khususnya para Jaksa dapat lebih memahami bagaimana menerapkan restorative justice (RJ) sehingga pada penerapan RJ itu dapat memberikan hasil yang lebih berkualitas.

"Diharapkan dalam pelaksanaan tugas para jaksa di daerah, dapat menjalankan tugas sesuai apa yang telah di tentukan pimpinan dan sesuai SOP,''ujarnya, kamis 18 november 2021.

Wakil Jaksa Agung RI Puji Kinerja Visioner Kejari Mempawah Raih WBK dan WBBM

Dengan Bimtek ini, iapun berharap mampu membuat jaksa dalam mengambil keputusan khususnya dalam bidang narkotika memberikan dampak menekan peredaran narkotika di Indonesia, Kaliimantan khususnya.

''Diharapkan dengan menerapkan restorative justice dapat membuat hunian dari Lapas itu dapat berkurang, namun demikian penerapan RJ dalam kasus narkotika dapat lebih selektif, sehingga terkontol dan terkendali,''tuturnya.

Kemudian, dalam sambutan penutupnya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana umum Fadil Zumhana berharap dengan kegiatan ini mampu mendukung terwujudnya Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Berokrasi Bersih Melayani.

Membuat para jaksa semakin memiliki wawasan yang lebih luas, jaksa yang mengedepankan hati nurani dalam tugas, sehingga sumber daya manusia di Kejaksaan dalam penanganan perkara menjadi Jaksa yang profesional, bermartabat, memiliki akuntabilitas tinggi.

Iapun mengapresiasi atas kinerja Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar yang telah menjadi tuan rumah pada kegiatan yang diikuti jaksa dari seluruh wilayah Kalimantan. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved