Banjir Sintang

Atasi Banjir di Sintang, Mentri PUPR Akan Pasang Geobag

Basuki, belum menyebut panjang Geobag yang akan dipasang. Menurutnya, Balai Wilayah Sungai (BWS) yang akan segera mengukurnya.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/AGUS PUJIANTO
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono meninjau kondisi banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, didampingi Ketua Komisi V DPR-RI Lasarus. Setibanya di Sintang, Basuki dan Lasarus meninjau kondisi banjir yang merendam rumah warga di bantaran sungai kapuas dan melawi mengunakan Speedboat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya bakal memasang geobag sebagai tanggul sementara di bantaran sungai kapuas dan Melawi untuk mengantisipasi banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

"Saya baru lihat (lokasi banjir) sebagian. Dan ini saya kita kota sintang-nya (jalan lintas melawi). Kalau dilihat (dari peta kota sintang) ini dalam perjumpaan 2 sungai kapuas dan melawi di sini yang (menyebabkan) banjir. Saya ingin coba diukur dulu dengan geobag. Karena prediksinya BMKG, akan ada lagi La Nina bulan Februari, jauh lebih besar menurut prediksi. Jadi saya akan segera bikin ini dengan geobag, yang panjang seperti yang kita bikin di luwu utara. Mudah-mudahan lebih cepat (selesai). Tolong masyarakat kerjasamanya yang baik," kata Basuki usai meninjau lokasi banjir di Kabupaten Sintang, Kamis 18 November 2021.

Basuki, belum menyebut panjang Geobag yang akan dipasang. Menurutnya, Balai Wilayah Sungai (BWS) yang akan segera mengukurnya.

"Teman saya dari balai sungai akan mengukur. Geobag yang panjang, itu lebih kuat. Mudah-mudahan ini salah satu (solusinya). Soal berapa panjang ini masih mau diukur," jelasnya.

Jokowi Kirim 5.000 Paket ke Sintang, 25.884 Warga Sintang Masih Ngungsi

Geobag atau bantalan penahan air kata Basuki solusi jangka pendek mengatasi banjir di Kota Sintang.

"Ini solusi jangka pendek. Soal kerusakan lingkungan, daya tampung air, saya kira itu nanti. Yang penting saya menghadapi Januari-Februari 2021 (banjir besar efek La Nina) supaya jangan terulang lagi, minimal tidak lebih parah dari ini," tegasnya.

Soal peninggian badan jalan, Basuki menyebut tidak bisa diperbaiki. Hal ini justru akan memperparah pemukiman penduduk.

"Kalau badan jalan seperti ini tidak bisa diperbaiki. Pertama kali saya harus mengendalikan banjir ini. Kita atasi dulu biar (ruas jalan) tidak tergenang . Kalau bisa diatasi banjirnya ndak perlu ditinggikan (jalan Lintas Melawi)," ujar Basuki.

Kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono didampingi Ketua Komisi V DPR-RI Lasarus.

Setibanya di Sintang, Basuki dan Lasarus meninjau kondisi banjir yang merendam rumah warga di bantaran sungai kapuas dan melawi mengunakan Speedboat. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved