Breaking News:

Akibat Banjir Warga Pulau Majang Kecamatan Badau Keluh Sembako dan BBM Langka 

Masyakarat di Desa Pulau Majang, Kecamatan Badau, yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Kapuas, sudah mulai mengeluh langkahnya sembako termasuk

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/dokumentas Masyarakat Desa Pulau Majang
BENCANA BANJIR - Kondisi banjir di Desa Pulau Majang Kecamatan Badau, yang merendam fasilitas umum dan rumah warga setempat, Kamis 18 November 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Masyakarat di Desa Pulau Majang, Kecamatan Badau, yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Kapuas, sudah mulai mengeluhkan langkanya sembako termasuk beras dan bahan bakar minyak (BBM), Kamis 18 November 2021.

Seorang warga Desa Pulau Majang, Kecamatan Badau, Wan Mansyurdin mengakui saat ini beras dan BBM mulai sulit didapatkan.

"Marga minyak goreng saja sudah mencapai Rp 20 ribu perkilogram," ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, kelangkaan stok sembako dan BBM di Desa Pulau Majang Kecamatan Badau, dikarenakan kondisi banjir, banyak ruas jalan terendam sehingga susah mengirimkan barang ke daerahnya tersebut.

Wabup Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat Pastikan Pemda Sudah Salurkan Sembako ke Desa Pulau Majang Badau

"Akibat dari fasilitas umum seperti ruas jalan yang sudah terendam banjir, sehingga berimbas pada ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak," ujarnya. 

Selain sudah mulainya langka sembako dan BBM di Desa Pulau Majang Kecamatan Badau tersebut, fasilitas umum seperti Puskesmas Pembantu atau Pustu Desa Pulau Majang tempat berobat masyarakat juga ikut terendam banjir.

"Termasuk juga Masjid Ar Rahman Pulau Majang, Surau Al Huda dan fasilitas sekolah terendam. Aktifitas warga sudah terganggu, kami berharap pihak-pihak terkait bisa membantu agar keadaan disini lebih baik," ucapnya.

Wan Mansyurdin menambahkan bahwa, sejak Rabu 17 November 2021 banjir di daerahnya ketinggian air dari permukaan tanah hingga gertak Pulau Majang masih pada rata-rata 1-2 Meter.

"Didalam rumah warga ada ketinggian yang selutut, ada juga yg sebetis," ungkapnya. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Kapuas Hulu]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved