Breaking News:

Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak Ringkus Pelaku Curanmor Sekaligus Penadah

Saat korban pelaku yang saat itu ada di lokasi langsung mengambil sepeda motor korban dengan cara membongkar paksa kunci kontak.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Dok Polresta Pontianak
Tersangka dan barang bukti pencurian dan penadahan / pertolongan jahat yang diamankan Polresta Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak meringkus pelaku pencurian kendaraan bermotor sekaligus penadah yang beraksi di Kota Pontianak.

Pelaku pencurian yang diamankan bernama Efendy (49) warga Kota Pontianak, dan pelaku penadahan bernama Suharman (53) warga kabupaten Kubu Raya.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Indra Asrianto mengatakan bahwa pada Senin 15 November 2021 sekira pukul 07.00 WIB korban memarkirkan sepeda motornya di Jalan Tanjung Pura Gang Buntu Samping Masjid Baiturrahman Kecamatan Pontianak Selatan.

Saat korban pelaku yang saat itu ada di lokasi langsung mengambil sepeda motor korban dengan cara membongkar paksa kunci kontak.

Permendikbud Ristek No. 30 Tahun 2021 Dimaknai Legalkan Zinah, Ketua BEM FISIP Untan Angkat Suara

Berdasarkan laporan korban, dari hasil penyelidikan pada Selasa 16 November 2021 sore, tim Jatanras berhasil meringkus Efendy di wilayah Kecamatan Pontianak Timur.

"Saat diinterogasi, Efendy mengakui ia sudah mencuri sepeda motor itu, dan ternyata sepeda motor itu sudah ia jual dengan harga 2,6 juta rupiah,"ungkap AKP Indra, Rabu 17 November 2021.

Dari wilayah kecamatan Pontianak Timur, petugas pun langsung bergerak ke desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya untuk mengamankan Suharman yang membeli sepeda motor itu dari Efendy.

"Disana tim berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor korban bersama Suharman yang sudah melakukan pertolongan jahat membeli sepeda motor dari pelaku pencurian ini,"tuturnya.

Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Polresta Pontianak guna proses hukum lebih lanjut.

Efendy akan dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara hingga 5 tahun, sedangkan Suharman akan dijerat dengan pasal 480 KUHP. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved