Breaking News:

Ratusan Ribu Warga Sintang Terdampak Banjir, Ini Bantuan yang Paling Dibutuhkan Saat Ini

"Untuk bahan pokok, seperti beras, minyak, mie instan, dan lainnya, dari data di Posko masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,"ujarnya.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Vicon Rapat Koordinasi Penyerahan Bantuan paket bahan pokok dari Presiden Joko Widodo ke Warga Kabupaten Sintang yang terdampak banjir di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu 17 November 2021. Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK. CO.ID, PONTIANAK - Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat sejak beberapa pekan terakhir dilanda banjir, dan hingga hari ini banjir tersebut masih belum surut.

Komandan Kodim (Dandim) 1205 Sintang Letkol Infanteri Kukuh Suharwiyono pada Virtual Conference rapat koordinasi penyerahan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia ke Kabupaten Sintang Rabu 17 November 2021 mengungkapkan, saat ini terdapat 12 kecamatan dari 14 kecamatan yang terdampak banjir, dengan total warga terdampak sebanyak 35.807 KK dengan total 124.497 Jiwa.

Selanjutnya dari jumlah tersebut terdapat 25.884 warga yang mengungsi di kabupaten Sintang ini akibat banjir.

"Lokasi pengungsian ini yang di tetapkan SK Bupati ada 32, namun ada pula 98 lokasi pengungsian swadaya masyarakat, yang tempatnya warga memanfaatkan kebun disekitar rumahnya yang kondisinya lebih tinggi, mereka enggan meninggalkan lokasi karena ingin sekalian mengawasi rumahnya,"ungkap Letkol Infanteri Kukuh Suharwiyono

Presiden Republik Indonesia Berikan 5.000 Paket Bahan Pokok ke Kabupaten Sintang yang Dilanda Banjir

Dari pendataan terhadap warga yang mengungsi di lokasi swadaya tersebut, saat ini warga membutuhkan tenda dengan ukuran kecil.

"Karena saat ingin memasang tenda berukuran besar, maka harus menebang pohon yang ada di lokasi, sehingga tidak memungkinkan, oleh sebab itu dibutuhkan tenda kecil untuk muat sekira 4 orang sekaligus matras untuk alasnya,"katanya.

Selanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan air minum warga, pihaknya juga sudah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan air minum / galon.

Kemudian warga pun saat ini sangat membutuhkan selimut, kelambu, karena warga yang mengungsi di kebun sangat rentan dengan penyakit malaria, dan demam berdarah yang disebabkan oleh gigitan nyamuk.

"Untuk bahan pokok, seperti beras, minyak, mie instan, dan lainnya, dari data di Posko masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,"ujarnya.

Untuk distribusi bantuan dari Presiden berupa 5 ribu paket bahan pokok, dikatakan oleh Dandim kemungkinan akan disalurkan ke 5 kecamatan yang paling terdampak di Kabupaten Sintang, dengan total warga yang paling banyak, diantara kecamatan Sintang, Tempunak, Sepauk, Binjai, dan Kecamatan Dedai. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved