Breaking News:

Polsek Nanga Pinoh & Satgas Preemtif Ops Zebra Berikan Trauma Healing Kepada Anak-anak Korban Banjir

Kegiatan ini juga sebagai bentuk giat simpatik dan kemanusiaan dalam rangka Ops Zebra Kapuas 2021 Polres Melawi

Editor: Jamadin
Dok. Polres Melawi
Polsek Nanga Pinoh bersama Satgas Preemtif Ops Zebra Kapuas Polres Melawi melaksanakan bakti sosial serta memberikan Trauma Healing kepada anak - anak terdampak banjir di Desa Nanga Kayan Kabupaten Melawi, Selasa 16 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Polsek Nanga Pinoh bersama Satgas Preemtif Ops Zebra Kapuas Polres Melawi melaksanakan bakti sosial serta memberikan Trauma Healing kepada anak - anak terdampak banjir di desa Nanga Kayan Kabupaten Melawi, Selasa 16 November 2021.

Kegiatan bakti sosial serta memberikan Trauma Healing kepada anak - anak terdampak banjir ini dilaksanakan di lingkungan SD Negeri 02 Desa Nanga Kayan. yang mana bangunan SDN 02 tersebut merupakan juga tempat pengungsian bagi masyarakat Desa Nanga Kayan yang terdampak banjir dengan jumlah masyarakat yang mengungsi sebanyak 13 KK (55 Jiwa) termasuk anak - anak.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Bhakti Juni Ardhi beserta Bhabinkamtibmas Desa Nanga Kayan Bripka D.J.P. Silalahi serta anggota Satgas Preemtif Ops Zebra Kapuas Polres Melawi bersama Kades Nanga Kayan, Hamdan.

Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K melalui Kapolsek Nanga Pinoh Iptu Bhakti Juni Ardhi menyampaikan tujuan kegiatan tersebut untuk memulihkan kesehatan mental khususnya anak
- anak pengungsi yang terdampak banjir di desa Ng Kayan.

Presiden Jokowi : Sejak Awal Saya Perintahkan Mentri PUPR dan KLHK Siapkan Antisipasi Banjir Sintang

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memulihkan kesehatan mental khususnya anak-anak pengungsi yang terdampak banjir yang hampir 3 Minggu melanda di Desa Nanga Kayan ini," jelasnya.

"Kegiatan ini juga sebagai bentuk giat simpatik dan kemanusiaan dalam rangka Ops Zebra Kapuas 2021 Polres Melawi," tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut Aipda Yanto membacakan buku cerita kepada anak-anak dan memberikan himbauan agar anak-lebih berhati-hati dan waspada saat musim banjir ini.

"Dalam situasi banjir seperti ini kita harus selalu waspada dan berhati-hati, jangan buang sampah sembarangan dan lestarikan hutan kita, karena hutan adalah paru-paru dunia dan akar pohon mampu menahan tanah agar tidak longsor serta banjir," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved