Masyarakat Terdampak Banjir di Jongkong Keluh Beras Sudah Langka

Kita sudah datang langsung ke masyarakat yang terdampak banjir, dan sekaligus membagikan sembako ke mereka

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Seorang masyarakat di Desa Jongkong Kiri Hulu Kecamatan Jongkong, saat menerima bantuan beras dari Politisi Partai Demokrat Provinsi Kalbar, Selasa 16 Nopember 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Sejumlah warga di Desa Jongkong Kiri Hulu, Kecamatan Jongkong, Kapuas Hulu, yang terdampak banjir, sudah mengeluh terkait sudah sedikit sulit atau susah untuk mencari (membeli) beras di toko.

Ketua RT 01 Dusun Ujung Ubut, Desa Joki Hulu, Kecamatan Jongkong, Muhammad Andi menyatakan, dengan kondisi seperti saat ini masyarakat Desa Joki Hulu sangat membutuhkan beras.

"Sedikit sulit membeli beras, kalau ada jual pun harganya mahal tidak seperti biasanya, maka diharapkan ada langkah-langkah dari Pemerintah, bagaimana beras bisa terjual normal seperti biasanya," ujarnya kepada Tribun, Rabu 17 Nopember 2021.

Andi juga menjelaskan bahwa, jumlah rumah warganya di RT 01 Dusun Ujung Ubut Desa Joki Hulu, yang sudah terendam banjir ada sebanyak 120 rumah.

GAPKI Kalbar Peduli Banjir Kembali Salurkan 3.000 Paket Sembako dan 15 Ton Beras

"Kedalaman air di dalam rumah kurang lebih 50 cm hingga 60 cm," ucapnya.

Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Ermin Elviani sangat merasa prihatin kondisi banjir di sejumlah wilayah Kalbar, termasuk di Kabupaten Kapuas Hulu.

"Kita sudah datang langsung ke masyarakat yang terdampak banjir, dan sekaligus membagikan sembako ke mereka," ujarnya.

Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar itu juga menjelaskan, banyak keluhan masyarakat yang terdampak banjir tersampaikan ke pihaknya.

"Kemarin kita membagikan beras ke masyarakat Desa Jongkong Kiri Hulu, mereka disana sudah mengeluh sulit untuk membeli beras, karena mulai terjadi langka," ucapnya.

Maka dari itu diharapkan, Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, agar segera berkoordinasi bagaimana mendiskusikan hal tersebut.

"Bagaimana stok sembako termasuk beras, tidak terjadi langka di kondisi musibah banjir ini," ungkapnya.

[Update Berita Polda Kalbar]

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved