Dua Pekan Mengungsi Warga Desa Mungguk Mulai Bersihkan Rumah dari Banjir

Dua belas hari mengungsi di Keraton Kusuma Negara Sekadau, sejumlah warga desa Mungguk bersyukur banjir berangsur surut, bersihkan rumah secara bertah

TRIBUNPONTIANAK/Marpina Sindika Wulandari
Kondisi Banjir di Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar Rabu 17 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Dua belas hari mengungsi di Keraton Kusuma Negara Sekadau, sejumlah warga desa Mungguk bersyukur banjir berangsur surut, bersihkan rumah secara bertahap meskipun masih terendam air, Rabu 17 November 2021.

Satu diantara warga yang rumahnya terendam banjir dan mengungsi di Keraton adalah Iskandar (50) warga Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar. 

Iskandar yang juga merupakan ketua RT 1 Desa Mungguk menuturkan sudah mengungsi selama 12 hari di keraton bersama 4 orang anggota keluarga lainnya.

Menurutnya banjir kali ini merupakan yang terbesar sejak Ia tinggal di desa Mungguk tahun 2002 silam.

Ketinggian air dikatakan Iskandar mencapai lutut orang dewasa di dalam rumah, sementara di halaman rumah sudah seleher orang dewasa.

BPBD Sekadau Sebut Banjir Landa Sekadau Hampir 1 Bulan

Beruntung saat ini dikatakan Iskandar ketinggian air sudah mulai surut dan tinggal semata kaki orang dewasa. Dirinya pun sudah mulai membersihkan rumahnya. Meskipun belum bisa kembali ke rumah.

"Ya sudah mulai dibersihkan dinding-dindingnya karena sudah surut, kalau lantainya masih terendam, jadi belum bisa pulang,"ujarnya.

Selama tinggal di pengungsian, Ia pun bersyukur mendapatkan pelayanan dan fasilitas terbaik dari pemerintah. Dalam hal evakuasi juga langsung dijemput oleh tim SAR dan BPBD Sekadau

"Selama di pengungsian dilayani dengan baik, makan 3 kali sehari, air bersih ada, pelayanan kesehatan ada, kami datang langsung diperiksa kesehatan, untuk tidur juga tidak sempit-sempitan karena tempat luas," ujarnya. Selain itu bantuan sembako juga terus diterima oleh warga baik dari pemerintah maupun pihak lainnya. Bahkan selama masih bertahan di rumah, Iskandar sudah mendapatkan 3 kali bantuan sembako, dari desa bekerjasama dengan ACT, Vinca Borneo, dan PDIP.

" Kita berterimakasih dengan para donatur, mudah-mudahan apa yang mereka berikan mendapatkan keberkahan, dilimpahkan rejeki dan kesehatan dari Allah," harapnya. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Sekadau

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved