BPBD Sekadau Sebut Banjir Landa Sekadau Hampir 1 Bulan

Banjir ini mengakibatkan sebanyak 6 kecamatan yang terdampak yakni Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, Belitang Hilir, Belitang, Nanga Taman, dan Nanga Mahap

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Marpina Sindika Wulandari
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Matius Jon. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Bencana banjir landa Kabupaten Sekadau sejak 23 Oktober 2021. BPBD Sekadau sebut hampir 1 bulan Kabupaten Sekadau berjibaku dengan banjir, Rabu 17 November 2021.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Kalbar Matius Jon mengatakan berdasarkan laporan warga yang tinggal di pesisir sungai Kapuas naiknya air ke pemukiman hingga rumah warga sudah terjadi sejak 23 Oktober, dan hingga saat ini sudah terhitung 26 hari.

Sepanjang 26 hari itu, dikatakan Matius Jon Kabupaten Sekadau mengalami kondisi cuaca ektrim pada tanggal 10-12 November yang kemudian mengakibatkan naiknya debit air hingga ketinggian maksimum 3,1 meter dari permukaan tanah.

Dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 30 centimeter hingga 3,1 meter.

Dampaknya ada tiga kecamatan yang terdampak paling parah diantaranya Kecamatan terparah, Sekadau Hilir, Belitang Hilir dan Belitang dengan tiga desa terparah yakni Desa Belitang Satu, Desa Belitang Dua dan Desa Tanjung.

Kasdam XII/TPR Brigjen TNI Djauhari Salurkan Bantuan Sembako di Sekadau

Sementara itu, untuk jumlah posko pengungsian hingga saat ini ada 33 posko dengan rincian 1 posko utama yang terletak di Posko Damkar BPBD Kabupaten Sekadau, posko bencana kecamatan ada 4 dan posko bencana desa 28.

Selain itu tenda pengungsian juga ada yang didirikan baik dari Pemkab, TNI Polri dan swadaya masyarakat berjumlah 42 unit. Sedangkan untuk dapur umum, sebanyak 24 unit, namun dalam pelaksanaannya dapur umum lebih dipusatkan di titik-titik pengungsian.

"Banjir ini mengakibatkan sebanyak 6 kecamatan yang terdampak yakni Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, Belitang Hilir, Belitang, Nanga Taman, dan Nanga Mahap. Dengan total 28 desa, dan 5.518 KK atau 19.601 jiwa. Sementara mengungsi 915 KK (3.311 jiwa) dan meninggal 1 orang," jelas Matius Jon.

Beruntung saat ini ketinggian air mulai surut dan kecamatan terdampak juga berkurang menjadi 4 kecamatan, yakni Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, Belitang Hilir, dan Belitang. Sementara untuk ketinggian air juga menurun dengan ketinggian bervariasi antara 20 centimeter sampai dengan 2,42 meter. (*)

(Simak berita terbaru dari Sekadau)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved