Breaking News:

Terendam Banjir Petani Sayur di Melawi Gagal Panen, Rugi Hingga Belasan Juta Rupiah

Petani Sayur di wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi mengalami gagal panen, akibat banjir yang melanda kawasan tersebut.

Penulis: David Nurfianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/David Nurfianto
Tanaman sayur yang gagal panen di lahan pertanian milik Ahin seorang petani sayur di Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi akibat banjir yang melanda kawasan tersebut. Selasa 16 November 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Petani Sayur di wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi mengalami gagal panen, akibat banjir yang melanda kawasan tersebut.

Ahin, Seorang Petani sayur di daerah tersebut, menyebutkan bahwa dirinya mengalami gagal panen akibat banjir.

“Lahan kami terendam banjir, Sayuran lokal yang biasanya kami tanam dan dipasok kepasar jadi gagal panen," ujarnya. Selasa 16 November 2021.

Banjir Melawi Surut Hingga 60 Centimeter, Ruas Jalan Provinsi Sudah Tidak Tergenang Air

Menurutnya, sayur bayam dan sawi tidak bisa dipanen jika hujan berlebihan. Terlebih lagi banjir pasti akan gagal dipanen, karena dua jenis sayur ini akan busuk.

“Jika dibiarkan, maka akan busuk. Jadi petani memilih membersihkan lahannya dan kembali menanam sayur yang baru,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Ahin mengatakan bahwa sayur kacang panjang, terong, timun dan gambas yang sudah masuk perawatan terancam gagal panen, sebab air masih menggenangi sebagian lahan pertaniannya.

“Jika banjir tidak terlalu lama seperti kemarin, maka sebagian sayur masih bisa panen meski pun jumlahnya terbatas,” tegasnya.

Mengenai kerugian, Ahin menafsirkan bisa mencapai belasan juta rupiah. "Itupun saya kira-kira, karena kita tidak bisa mengetahui jumlah timbangan hasil panen secara pasti," imbuhnya. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Melawi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved