Breaking News:

Antisipasi Penyakit Difteri Diperlukan Lingkungan yang Sehat

Kita akan menggenjot kembali vaksinasi difteri secara rutin, disamping itu juga akan menjadikan vaksinasi Covid-19 sebagai vaksinasi rutin

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/rokib
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dalam rangka mengantisipasi penyakit menular atau difteri, pemerintah Kota Pontianak akan melakukan beberapa upaya.

Pihaknya akan melakukan memetakan kepada warga dan melakukan vaksinasi difteri kepada balita.

"Kalau ada yang terpapar kita adakan pengobatan dengan mengkluster supaya tidak terpapar, " jelasnya.

Pasalnya, kepadatan penduduk juga menjadi penyebab munculnya difteri. Untuk itu, kata Edi, diperlukan lingkungan yang bersih.

Pelayanan Kesehatan Posyandu di Pontianak Kembali Digalakkan

"Lingkungan harus sehat, tidak kumuh, karena kalau tidak kumuh maka akan bersih, tertata, semua fungsi berjalan, termasuk air bersih, pencahayaan, kesehatan dan rumah bersih, serta masyarakat berperilaku hidup sehat termasuk makanan yang sehat, " jelasnya.

Selain itu, diharapkan masyarakat dengan rutin melakukan pengecekan kesehatan ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas, posyandu dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu, meski saat ini difteri di Kota Pontianak rendah namun dikhawatirkan ada kemunculan kembali lantaran vaksinasi difteri rutin semenjak Covid-19 ini kurang maksimal, lantaran fokus pada pencegahan penyeberangan covid-19 dan percepatan capaian vaksinasi covi-19.

"Untuk itu, diperlukan waspada terhadap penyebaran penyakit difteri tersebut. Penyakit difteri adalah penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi vaksin, namun karena capaian vaksinasi untuk difteri di Kota Pontianak cukup rendah sehingga potensial penyakit ini bisa muncul kembali, " jelasnya.

Untuk itu, pihaknya akan mulai mengoptimalkan kembali pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan seperti posyandu agar anak-anak dan bayi-bayi bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah.

"Karena memang selama pandemi dua tahun ini pelayanan vaksinasi kepada mereka itu menurun, " katanya.

"Kita akan menggenjot kembali vaksinasi difteri secara rutin, disamping itu juga akan menjadikan vaksinasi Covid-19 sebagai vaksinasi rutin, " timpalnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved