Breaking News:

Puluhan Siswa SPN Polda Kalbar Asal Papua Kenali Kebudayaan Kalbar Bersama Majelis Seni Budaya

Dan Ketua Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kota Singkawang, Drs. Budiman untuk menyampaikan seni budaya Tionghua.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
para Siswa SPN Polda Kalbar asal Papua usai belajar kebudayaan bersama Majelis Seni Budaya Kota Singkawang. Sabtu 13 November 2021. /Istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Sebanyak 50 siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Barat yang berasal dari Provinsi Papua Barat mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema 'Merajut Kebhinekaan Dan Kebangsaan di Kota Singkawang', di ruang Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Sabtu 13 November 2021.

Kegiatan FGD ini diselenggarakan oleh Majelis Seni Budaya Kota Singkawang yang bertujuan untuk memperkenalkan Seni Budaya yang ada di Kota Singkawang kepada para siswa SPN asal Papua tersebut.

Kepala SPN Polda Kalbar melalui Kepala Bagian Pelajaran dan Latihan, AKBP Panggabean menerangkan, pengenalan budaya ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada para siswa SPN asal Papua ini untuk menghadapi kegiatan praktek Latihan kerja lapangan di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

"Sehingga siswa ini mereka bisa beradaptasi ketika mereka praktek latihan kerja di lapangan di Kalimantan Barat ini," ujar AKBP Panggabean, Minggu 14 November 2021.

Polsek Singkawang Timur Tangkap Tersangka Pencurian, Ini Barang Bukti yang Disita

Dalam kegiatan ini, Majelis Seni Budaya menghadirkan tiga narasumber kompeten, yakni Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Singkawang, Drs. Stepanus untuk menyampaikan seni budaya Adat Dayak.

Kemudian, Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota Singkawang, DR. Arnadi Arkan, M.Pd untuk menyampaikan Seni Budaya Adat Melayu.

Dan Ketua Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kota Singkawang, Drs. Budiman untuk menyampaikan seni budaya Tionghua.

Usai pengenalan kebudayaan, para siswa SPN Polda Kalbar dari Papua Barat melakukan anjangsana ke dua rumah adat yang ada di Kota Singkawang, yakni Rumah Adat Melayu dan Rumah Adat Dayak.

"Dalam kesempatan itu mereka juga melakukan pembagian sembako/bahan pokok kepada beberapa masyarakat yang tinggal di sekitar," ujarnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved