Breaking News:

BMKG Prediksi Hujan Intensitas Ringan Hingga Sedang Masih Berpotensi Melanda Wilayah Kalbar

Nanang Buchori menjelaskan wilayah-wilayah yang saat ini masih terdampak banjir diprakirakan mulai berangsur-angsur surut.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Nanang Buchori. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat memprediksi cuaca di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat berangsur kondusif dalam sepekan kedepan, Sabtu 13 November 2021.

“Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat seminggu ke depan diprakirakan masih berpotensi terjadi hujan intensitas ringan hingga sedang,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak, Nanang Buchori kepada Tribun Pontianak.

Nanang Buchori menjelaskan wilayah-wilayah yang saat ini masih terdampak banjir diprakirakan mulai berangsur-angsur surut.

Polresta Pontianak Buka Layanan Vaksinasi Mobile, Berikut Persyaratannya

“Sehingga diprakirakan wilayah yang saat ini masih terdampak banjir diprakirakan berangsur-angsur akan segera surut, karena potensi terjadinya hujan lebat satu minggu ke depan sudah akan rendah,” jelasnya.

Nanang Buchori mengatakan sebagian wilayah Kabupaten Kapuas Hulu diprakirakan masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat. Hujan intensitas sedang hingga lebat itu pada rentang 14 – 17 November 2021.

“Namun dampak terjadinya banjir diprakirakan sudah tidak akan masif,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan wilayah pesisir barat Kalbar diprakirakan berpotensi terjadinya hujan lebat juga rendah. Di samping itu, pasang air laut dalam seminggu kedepan diprakirakan tidak berada pada fase maksimum.

“Sehingga potensi terjadi genangan di pesisir barat Kalbar diprakirakan masih akan aman,” katanya.

Gelombang laut di sebelah barat Kalbar saat ini masih terdapat potensi gelombang kategori menengah 1.25 meter hingga 2.50 meter. Namun secara umum seminggu ke depan diprakirakan gelombang akan semakin rendah.

“Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti update informasi dari BMKG, sebagai informasi awal mengantisipasi potensi perubahan cuaca menjadi ekstrem,” ujarnya. (*)

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved