Banjir Menukung Capai 2 Meter, BPBD Melawi Imbau Warga Antisipasi Banjir Susulan dan Cuaca Ekstrem

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi Syafarudin mengimbau kepada warga untuk selalu mengantisipasi dan mewaspadai terjadinya banji

Tayang:
Penulis: David Nurfianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Banjir di pusat pasar Kecamatan Menukung yang berada di Desa Menukung Kota Kabupaten Melawi. Sabtu 13 November 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Meski sempat surut, kini sejumlah kawasan di Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, kembali terendam banjir akibat luapan Sungai Melawi. Sabtu 13 November 2021.

Satu wilayah yang terdampak banjir adalah kawasan pusat pasar Kecamatan Menukung yang berada di Desa Menukung Kota.

Wilayah ini memang seringkali terendam banjir saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi di perhuluan.

Sampai pagi ini ketinggian air di Menukung dan Serawai mencapai 1,5 hingga 2 meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi Syafarudin mengimbau kepada warga untuk selalu mengantisipasi dan mewaspadai terjadinya banjir susulan.

"Terlebih bagi warga yang pemukiman berada di tepian sungai besar," imbuhnya.

Sebulan Banjir, 27.621 Rumah Warga Melawi Terdampak Banjir

Kemudian, Ia menjelaskan bahwa laporan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), potensi hujan sedang dan lebat masih memungkinkan berlanjut, di sebagian wilayah Kabupaten Melawi.

"Sejak dua pekan terakhir, curah hujan memang sangat tinggi melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Melawi," paparnya.

Untuk itu, BPBD Melawi mengimbau Masyarakat untuk mengantisipasi dan mewaspadai potensi banjir susulan, maupun cuaca yang tergolong ekstrem.

“Kita mengimbau kepada warga untuk mengantisipasi dan selalu mewaspadai potensi banjir susulan, maupun cuaca yang tergolong ekstrem,” tegas Syafarudin. (*)

(Simak berita terbaru dari Melawi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved