Breaking News:

Doa Katolik

Renungan Katolik 12 November 2021 Lengkap Bacaan 1 Bacaan Injil dan Mazmur Tanggapan

Renungan Katolik 12 November 2021 pekan biasa XXXII. Bacaan pertama Kebijaksanaan 13:1-9 dan bacaan injil Lukas 17:26-37. Mazmur Tanggapan 19:2-5 dan

Valentine CHAPUIS / AFP
Seorang biarawati berjalan di dekat Basilika Notre-Dame-du-Rosaire di Sanctuary of Lourdes pada 1 November 2021, barat daya Prancis, menjelang konferensi uskup Prancis. 

Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Anak Manusia menyatakan diri-Nya.

Barangsiapa pada hari itu sedang di peranginan di atas rumah dan barang-barangnya ada di dalam rumah, janganlah ia turun untuk mengambilnya, dan demikian juga orang yang sedang di ladang, janganlah ia kembali.

Ingatlah akan isteri Lot! Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya.

Aku berkata kepadamu: pada malam itu ada dua orang di atas satu tempat tidur, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.

Ada dua orang perempuan bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan." (Kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.)

Kata mereka kepada Yesus: "Di mana, Tuhan?" Kata-Nya kepada mereka: "Di mana ada mayat, di situ berkerumun burung nasar."

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan Katolik

Bacaan-bacaan pada hari ini berbicara mengenai dua hal yang berbeda, tetapi memiliki ciri yang hampir sama.

Kitab Kebijaksanaan menggambarkan suatu pantulan cahaya kekal sebagai gambaran kebaikan Allah yang tak akan terkalahkan oleb kejahatan.

Sedangkan, Injil Lukas hari ini berbicara tentang Kerajaan Allah yang tanpa tanda-tanda lahiriah dan tak terlihat, namun hadir dalam kehidupan nyata umat manusia.

Keduanya hendak menggambarkan keagungan Tuhan di hadapan ciptaan-Nya.

Dalam artian, kebijaksanaan merupakan sikap dan tindakan yang diharapkan dan seseorang dalam menentukan suatu keputusan, terutama hal yang berkaitan dengan kehidupan banyak orang, seperti para pemimpin yang menjadi pengambilan keputusan.

Dengan demikian, kebijaksanaan merupakan suatu kebaikan yang mesti dimiliki oleh semua orang dalam mewujudkan Kerajaan Allah.

Meskipun Kerajaan Allah itu tak kelihatan, namun hadir dalam kehidupan kita sebagai umat beriman.

Oleh karena itu, sebagai warga Kerajaan Allah itu, di mana semua orang hidup damai meskipun berbeda latar belakang, kita hidup saling menghargai sesama sebagai ciptaan Tuhan dan hidup saling mencintai.

Jangan membayangkan kerajaan itu akan datang nanti, pada hari kiamat. Kerajaan Allah itu sudah mulai sekarang di dunia ini.

Sebab, Kerajaan itu telah hadir ditengah kita dan secara penuh dalam diri Tuhan kita Yesus Kristus.

Marilah kita bersama-sama mewujudkan Kerajaan Allah ini di masyarakat kita masing-masing dengan menunjukkan sikap peduli terhadap sesama ciptaan Tuhan.

Di tengah dunia ini, kita memiliki banyak kesempatan untuk mewujudkan Kerajaan Allah.

Banyak orang di sekitar kita yang membutuhkan sentuhan tangan kita untuk tetap bertahan hidup dan banyak pihak yang konflik membutuhkan kebijaksanaan kita untuk berdamai.

Maka, jadilah pribadi yang bijak dalam hidup di dunia ini, karena kita adalah bagian dan Kerajaan Allah itu sendiri.

Ya Allah, jadilah kehendak-Mu dalam diri kami. Semoga kami taat dengan apa yang Engkau kehendaki terjadi dalam hidup kami. Amin.

Sumber: adiutami.com

(Update informasi seputar katolik klik di sini)

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved