Siapa Ismail Marzuki di Google Doodle Hari Ini Rabu 10 November 2021? Berikut Profil Lengkapnya

Siapakah Ismail Marzuki yang menghiasi laman perambaan Google Doodle hari ini Rabu 10 November 2021?

Editor: Rizky Zulham
Google
Ismail Marzuki di Google Doodle Hari Ini Rabu 10 November 2021, Ini Sejarah dan Profil Lengkapnya. 

Pada tahun 1923, laki-laki yag kerap disapa Ma'ing ini bergabung menjadi anggota perkumpulan musik Lief Java, yang sebelumnya dikenal dengan nama Rukun Anggawe Santoso.

Dari begabung dengan kelompok musik itu, Ismail Marzuki mulai mengembangkan bakat menjadi penyanyi, penyair lagu, dan juga menulis lagu-lagunya sendiri.

Pada usia 17 tahun, ia menggubah lagu pertama dari ratusan lagu yang akan ia hasilkan sepanjang kariernya.

Peringati Hari Pahlawan, Wako Edi Ajak Masyarakat Jadikan Nilai-nilai Kepahlawanan Sebagai Inspirasi

Lagu-Lagu Ismail Marzuki

Lagu-lagu yang diciptakan Ismail Marzuki selalu bertemakan perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan nada melankolis sekaligus mewakili ketahanan bangsa melalui melodi yang diingat hingga saat ini.

Dia juga mampu mengisi hati orang Indonesia, yang dengan bangga menyiarkan lagu-lagunya selama bertahun-tahun di Radio Republik Indonesia (RRI).

Bahkan ada sembilan lagu karya Ismail Mazuki yang menjadi lagu kebangsaan.

Lagu "Gugur Bunga" hingga "Indonesia Pusaka"

Pada 1955, Ismail Marzuki mengambil alih sebagai pemimpin Orkestra Studio Jakarta yang bergengsi dan menggubah lagu "Pemilihan Umum", tema musik pemilihan umum pertama di Indonesia.

Lagu-lagu ciptaan Ismail Marzuki di antaranya "Gugur Bunga", "Halo Halo Bandung", "Indonesia Pusaka", "Rayuan Pulau Kelapa", "Bandung Selatan di Waktu Malam", "O Kopral Jono", "Sepasang Mata Bola", "Selendang Sutra", dan "Gagah Perwira", serta masih banyak lagi yang lainnya.

Untuk menghormati kontribusi budayanya, Pemerintah Indonesia menobatkan Ismail Marzuki sebagai Pahlawan Nasional pada 2004.

Masyarakat yang ingin mengenal dan mempelajari lebih lanjut tentang Ismail Marzuki bisa mengunjungi TIM yang berlokasi di Jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat.

TIM banyak memamerkan koleksi pribadinya, termasuk lagu-lagu tulisan tangan dan beberapa dari banyak instrumennya.

Akhir Hidup Ismail Marzuki

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved