Breaking News:

Imik Eko Putro: Dobrakan Percepatan Penyerapan Anggaran Harus Memperhatikan Prinsip Akuntabilitas

Kami akan all out mempercepat realisasi dan optimalisasi anggaran, dan prinsip akuntabilitas tetap dilaksanakan

Penulis: Imam Maksum | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ IMAM MAKSUM
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar, Imik Eko Putro, saat menjadi narasumber bincang bisnis Tribun Pontianak Podcast, Senin 8 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar, Imik Eko Putro berharap dobrakan percepatan penyerapan anggaran dapat membuat Kalbar naik kelas. Imik berujar dengan target serapan anggaran mencapai 95 persen dapat membangun ekonomi di Kalbar.

“Ayo bersama sama membangun ekonomi Kalbar, 95 persen, membangun Kalbar dengan bekerja sama-sama dengan program yang sudah ada,” katanya dalam bincang bisnis Tribun Pontianak, Senin 8 November 2021

Namun demikian Imik mengatakan melakukan dobrakan percepatan penyerapan anggaran harus dibarengi dengan prinsip akuntabilitas.

“Kami akan all out mempercepat realisasi dan optimalisasi anggaran, dan prinsip akuntabilitas tetap dilaksanakan,” tuturnya.

Sehingga dobrakan tersebut tidak bersifat asal tabrak. Hal itu karena pihaknya tidak menginginkan  terjadi masalah kedepannya.

Target Serap Anggaran Mencapai 95 Persen dari Total Rp10,9 Triliun

“Melainkan perlu terus menjaga kualitas, ini juga harus diperhatikan. Kami berharap di Kalbar naik kelas,” katanya.

Imik mengatakan pihaknya terus mendorong agar pemilik pagu berupaya mengoptimalkan pekerjaannya dengan baik bahkan meliputi administrasi.

“Strategi yang kita lakukan kita potret dulu, mana pemilik pagu besar, karena bisa tahu siapa mitra kita, kita bina, pagu kecil juga dilihat,” imbuhnya.

Dengan memotret dan memetakan pemilik pagu besar seperti PUPR dengan pagu 2 Triliun, selanjutnya menetapkan target 

“Harapannya kita lakukan FGD, salah satunya dengan PUPR, memiliki pagu 2 triliun lebih, supaya punya semangat, administrasinya tepat waktu tepat sasaran,” katanya.

Progres penyerapan juga akan dibagikan ke beberapa lembaga, seperti Kejaksaan dan Kepolisian.

“Kita kawal terus supaya pagu besar tadi dapat konsisten dan sepemahan dengan kita, dan pagu kecil juga tetap semangat,” jelasnya.

Melalui forum bincang bisnis itu, ujar Imik, supaya dapat mensosialisasikan penyerapan anggaran.

“Jadi bagi pagu yang belum optimal segera kita realisasikan, sehingga dapat maksimal penyerapannya,” imbuh Imik.

[Update Berita terkait Penyerapan Anggaran]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved