Breaking News:

Bincang Bisnis, Dirjen Perbendaharaan Dorong Percepatan Penyerapan Anggaran Seluruh Satuan Kerja

Fungsinya merencanakan, alokasi uang untuk apa saja, ada Dirjen Anggaran, uang untuk apa saja, kemudian ada juga  DJPK

Penulis: Imam Maksum | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ IMAM MAKSUM
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar, Imik Eko Putro, Senin 8 November 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar, Imik Eko Putro mensosialisasikan percepatan penyerapan anggaran yang harus dilakukan seluruh satuan kerja di Kalimantan Barat, Senin 8 November 2021.

Imik Eko Putro menjadi narasumber Tribun Podcast bincang bisnis dengan tema Mendorong Percepatan Penyerapan Anggaran Triwulan IV, Senin, 8 November 2021

Imik Eko Putro mengatakan, Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar merupakan salah satu lembaga yang berada di Kementerian Keuangan dengan fungsi merencanakan alokasi anggaran.

“Fungsinya merencanakan, alokasi uang untuk apa saja, ada Dirjen Anggaran, uang untuk apa saja, kemudian ada juga  DJPK,” katanya.

Manulife Jalankan Digitalisasi di Bisnis Asuransi, Investasikan Lebih dari 10 Juta Dolar AS

Imik Eko Putro, mengatakan Kanwil adalah satu diantara instansi vertikal Kementerian Keuangan yang mempunyai kanwil di 34 daerah di Indonesia.

“Fungsi kami mengawal dan mendistribusikan anggaran sesuai sasaran, tepat sasaran dan berkualitas,” jelasnya.

Menurutnya Kementerian Keuangan menjaga dari sisi perencanaan, pendistribusian, untuk menjalankan pemerintahan dan proses birokrasi supaya masyarakat indonesia menjadi makmur dan sejahtera.

Imik mengatakan percepatan penyerapan anggaran musti dilaksanakan karena alokasi anggaran sudah disiapkan, sudah dipatok sehingga uang anggaran harus digunakan.

“Uang itu sudah ada rencananya digunakan untuk apa, misalnya untuk APBN di Kalbar yang tadi direncanakan untuk program atau output produk, kami berharap itu digunakan,” jelasnya.

Imik menjelaskan negara Indonesia telah mengalami kondisi pandemi dua tahun yang mengakibatkan negara menjadi susah bahkan di dunia mengalami hal yang sama.

“Kita tahu pemda ada otonomi daerah, ada PAD yang bisa ditarik, bukan hanya daerah susah tetapi juga dunia,” jelasnya.

Pandemi mengakibatkan pergerakan menjadi berkurang sehingga kegiatan menjadi senyap. “Tidak boleh ada kegiatan, pendidikan tutup, pasar tidak jalan, berdampak pada ekonomi,” tuturnya

Dia mengatakan supaya ada multiplayer efek maka digunakan lah APBN.

“Pandemi berdampak pada kegiatan ekonomi berkurang, retribusi turun sehingga pendapatan daerah turun, andalannya dari APBN karena APBN sumber uang sudah pasti,” ucapnya. 

[Update Berita Bisnis di Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved