Datangi TKP Keributan di Penginapan, Personel Polres Ketapang Amankan 5 Remaja dan alat Isap Sabu

Kedatangan anggota Polres tersebut bermula dari laporan warga dikarenakan adanya keributan yang terjadi di penginapan tersebut

Editor: Jamadin
Dok. Polres Ketapang
Lima remaja putra dan putri diamankan Polisi dari tempat penginapan, Rabu 3 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Anggota Samapta Polres Ketapang bersama piket satuan narkoba mendatangi  penginapan yang terletak di Jalan MT Haryono, Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang, pada Rabu 03 November 2021 sekira pukul 20.15 Wib.

Kedatangan anggota Polres tersebut bermula dari laporan warga dikarenakan adanya keributan yang terjadi di penginapan tersebut.

Saat petugas tiba di lokasi keributan, petugas mendapatkan seorang laki laki berinisial MPS yang sedang ribut dengan penjaga penginapan.

MPS ribut dengan penjaga penginapan karena ia sedang mencari anak perempuannya sdri NSS (19 ) yang sudah dua hari tidak pulang ke rumah.

MPS mendapatkan informasi bahwa anak perempuannya sedang menginap di sebuah kamar di penginapan tersebut.

Saat anggota Polres bersama MPS mengecek sebuah kamar nomor 18, ditemukan tiga orang pemuda berinisial WP ( 23 ), AL ( 19 ) dan MT yang diketahui selanjutnya adalah teman dari NSS.

Tak sampai disitu, saat petugas mengecek kamar nomor 17 ditemukan NSS bersama seorang remaja perempuan berinisial  DK (14) dan di ditemukan pula di dalam kamar tersebut bungkusan plastik warna hitam yang berisi alat hisap sabu ( bong ) serta klip plastik kosong.

Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan 8 Kilogram Sabu, Bupati Nyatakan Perang Lawan Narkoba

Kelima remaja tersebut akhirnya di bawa ke Mapolres Ketapang bersama beberapa barang bukti yang ditemukan.

Saat dilakukan pemeriksaan sdr WP mengakui bahwa alat hisap sabu dan klip plastik tersebut adalah kepunyaan temannya yang berinisial YG dimana sebelum petugas datang, YG sudah meninggalkan penginapan tersebut.

Saat dilakukan tes urin kepada kelima remaja tersebut, diketahui hasil nya adalah negatif, sehingga kelima remaja tersebut mendapatkan pembinaan dari Kepolisian serta dikembalikan kepada keluarganya masing masing.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved