Breaking News:

KENAL Lebih Dekat dengan Komikus Pontianak Sisifafa, Karyanya Dikenal Hingga ke Luar Negeri

Meniti karir sejak awal, Sisifafa sempat bekerja sebagai graphic designer dan freelancer. Namun setelah menikah ditahun 2014, Sisifafa memilih untuk r

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Komikus asal Pontianak Assyifa S Arum yang lebih akrab dikenal dengan nama penanya Sisifafa telah banyak melahirkan karya bahkan karyanya tak hanya sekedar dibaca oleh para penggemarnya di Indonesia. Melainkan sudah sampai ke luar negeri. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komikus asal Pontianak Assyifa S Arum yang lebih akrab dikenal dengan nama penanya Sisifafa telah banyak melahirkan karya bahkan karyanya tak hanya sekedar dibaca oleh para penggemarnya di Indonesia. Melainkan sudah sampai ke luar negeri. 

Meniti karir sejak awal, Sisifafa sempat bekerja sebagai graphic designer dan freelancer. Namun setelah menikah ditahun 2014, Sisifafa memilih untuk resign.

Setelah menikah dengan kreator komik Romy Hernadi. Sisifafa pun tertarik untuk berkolaborasi dengan sang suami pada tahun 2014 lalu. 

Pasangan kreator komikus tersebut hingga tahun 2021 sudah sangat banyak sekali melahirkan karya yang mengantarkan keduanya banyak meraih penghargaan bahkan dikenal hingga ke luar negeri.

Dialog Bersama Pemuda Sintang, Christiandy Soroti Masalah Gas Elpiji Hingga Sembako

Sisifafa memulai karya menulis komik  bekerjasama dengan Penerbit Mizan Bandung hingga tahun 2017, dengan total karya yang telah ia hasilkan sekitar 200 judul komik.

Ia menceritakan kenapa bisa terjun dan berkarir menjadi seorang penulis komik saat itu, dimulai dari ajakan sang suami yang merupakan seorang komikus dan juga ilustrator. Dimana saat itu memerlukan kolaborasi dengan seorang penulis. 

“Suami saya bilang apakah saya mau mencoba untuk menulis cerita. Saat itu saya coba untuk menulis dua naskah dengan hasil ternyata penerbit suka. Akhirnya saya lanjut sampai menghasilkan 200 judul buku yang kami terbitkan hingga tahun 2017,”ujarnya kepada Tribun Pontianak, Sabtu 29 Oktober 2021. 

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Dikatakannya total 200 karya tersebut. Dalam satu buku biasanya, ia membuat  banyak cerita. Selain itu ada juga gabungan karya kompolasi sekitar 100 buku. 

“Setelah itu pada tahun 2017 saya berhenti dari Penerbit komik anak- anak dan beralih ke Line Webtoon yang ternyata jam kerjanya tidak terlalu menyita banyak waktu,”ujarnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved