Sejumlah Warga Ngungsi di Tenda Karena Banjir Sintang Belum Surut, Pemprov Kalbar Bantu 15 Ton Beras

Ada 61 KK terdampak banjir. Alhamdulillah perlahan mulai surut. Tapi rumah masih terendam

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Destriadi Yunas Jumasani
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji melepas secara simbolis Truk Kebaikan di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis 28 Oktober 2021. Truk yang berisikan bantuan dari donatur yang akan disalurkan kepada korban banjir di Kabupaten Sintang. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Sejak banjir melanda Sintang, Aksi solidaritas kemanusiaan ditunjukan seluruh lapisan masyarakat seiring meluasnya banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang.

Seluruh kekuatan bahu-membahu untuk membantu ribuan warga terdampak banjir, baik yang berada di pengungsian, maupun yang masih bertahan di rumah.

Seluruh elemen masyarakat bersatu-padu mengerahkan bantuan moril maupun materil untuk warga yang terdampak banjir. Tak hanya organisasi masyarakat, komunitas, tapi juga perorangan yang tergugah rasa kemanusiaannya untuk menolong sesama yang tertimpa musibah.

Jalan Lumpuh
Stok kebutuhan pokok masyarakat wilayah perbatasan Sintang-Malaysia, dipastikan masih aman. Meskipun akses jalan darat dari Sintang-Binjai lumpuh akibat terendam banjir sejak beberapa hari terakhir. Sebab, selama ini pasukan sembako di Kecamatan Ketungau Hulu, khususnya rerata diambil dari Balai Karangan, Kabupaten Sanggau.

“Sembako di Ketungau Hulu, rata-rata diambil dari Balai Karangan (Sanggau), jadi masih aman. Sementara ini aman,” kata Camat Ketungau Hulu, Jamhur.

Akses darat Sintang-Binjai, terendam banjir sejak beberapa hari terakhir akibat luapan sungai Kapuas. Ruas jalan ini, menghubungkan dari pusat kota kabupaten menuju empat kecamatan jalur perbatasan, seperti Binjai Hulu, Kecamatan Ketungau Hili, Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu.

Khusus untuk wilayah Kecamatan Ketungau Hulu, kebutuhan pokok lebih banyak diambil Kecamatan Balai Karangan, Kabupaten Sanggau, daripada ke kota Kabupaten Sintang. Karena, jarak dari Senaning-Balai Karangan, relatif lebih dekat dan terjangkau dibandingkan ke Sintang.

“Asalkan jalan senaning balai karangan aman dan lancar (sembako aman). Jarak Senaning-Sintang 189 km. Senaning-Balai Karangan 95 km. Lebih dekat ke balai karangan,” ungkap Jamhur.

Ketua Kelompok Informasi Masyarakat Perbatasan (Kimtas), Ambresius Murjani juga menyebut, distribusi kebutuhan masyarakat di daerah perbatasan aman meski ruas jalan lumpuh akibat banjir. Termasuk di Kecamatan Ketungau tengah.

“Kalau untuk daerah perbatasan tidak ada kendala distribusi barang kebutuhan masyarakat. Ini dikarenakan distribusi barang dari Balai Karangan atau Kecamatan Sekayam (Kabupaten Sanggau) sangat lancar dan jauh lebih murah ketimbang barang dari Sintang. (Ketungau Tengah) Aman, kan kendaraan air sangat lancar,” kata Murjani. 

[Update Berita Seputar Banjir di Sintang]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved