Breaking News:

Yustinus Ingatkan Toko Modern Wajib Jalin Kemitraan dengan Pelaku UMKM

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus mengatakan pemerintah saat ini memberi kemudahan kepada UMKM untuk

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus melihat sejumlah produk UMKM. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus mengatakan pemerintah saat ini memberi kemudahan kepada UMKM untuk membangun kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan besar agar cepat masuk kepada rantai pasok global. 

Menurutnya, pemerintah juga terus melakukan perluasan akses bagi produk-produk dalam negeri melalui program bangga buatan indonesia (BBI).

Hal itu dilakukan dengan harapan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM lokal serta pemerataan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Warga Sintang Kesulitan Air Bersih dan Gas Akibat Banjir, Plh Bupati Perpanjang Tanggap Darurat

“Sebagai bentuk keseriusan pemerintah kabupaten sintang dalam mengatur tentang kegiatan berusaha secara khusus pusat perbelanjaan (toko modern), maka pemerintah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pusat Perbelanjaan, Pasar Rakyat Dan Toko Modern. Dengan harapan semua kegiatan berusaha di daerah mengacu kepada perda yang telah ditentukan oleh daerah,” kata Yustinus, Rabu 27 Oktober 2021.

Dalam Perda tersebut, kata Yustinus ada salah satu poin penting tentang kemitraan, yaitu para pelaku usaha toko modern wajib menjalin kemitraan dengan para pelaku UMKM yang ada di kabupaten sintang.

“Ini menjadi syarat mutlak dan sebagai bentuk adanya kerjasama untuk menolong masyarakat dalam menyalurkan segala produk daerah untuk bisa dijual dan dipasarkan. Tentunya harus mengacu kepada syarat dan standar yang sesuai dengan ketentuan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah, sehingga kita menjadi pelaku usaha yang tertib diri, tertib administrasi, serta tertib sebagai pelaku ekonomi,” jelas Yustinus.

Pemerintah Kabupaten Sintang, kata Yustinus memberikan dukungan terhadap para pelaku usaha dan investor yang ingin berinvestasi dan membuka usaha di kabupaten sintang.

“Tentu saja harapan kami, para investor tersebut juga wajib memberikan dampak serta manfaat kepada ekonomi masyarakat sintang khususnya dengan adanya ketersediaan lapangan kerja serta mampu mendongkrak PAD Kabupaten Sintang atau dengan kata lain adanya jalinan kerjasama yang saling menghormati, memberi manfaat dan saling menguntungkan,” tegasnya. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved