Breaking News:

Bulan Inklusi Keuangan 2021

Kukuhkan Empat Tim TPAKD Wilayah Kalbar, Gubernur Sutarmidji Harap Terus Melakukan Inovasi 

Ia berharap dengan telah dilantiknya Tim TPKAD pada empat daerah tersebut masyarakat bisa mengakses dan terakses dengan mudah ke lembaga keuangan supa

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Gubernur Kalimantan Barat mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) wilayah Kalbar yang diikuti oleh kabupaten kota secara virtual yang berlangsung di Ruang Data Analityc Room (DAR) Kantor Gubernur Kalbar, Rabu 27 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) wilayah Kalbar yang diikuti oleh kabupaten kota secara virtual yang berlangsung di Ruang Data Analityc Room (DAR) Kantor Gubernur Kalbar, Rabu 27 Oktober 2021.

Adapun Tim TPAKD Wilayah Kalbar yang dikukuhkan pada hari ini yakni Kabupaten Sanggau, Bengkayang, Kapuas Hulu dan Sekadau. 

Ia berharap dengan telah dilantiknya Tim TPKAD pada empat daerah tersebut masyarakat bisa mengakses dan terakses dengan mudah ke lembaga keuangan supaya mereka tidak terjebak dengan rentenir atau pinjol.

Kemudian pada sektor usaha terutama Mikro Kecil harus diberikan akses berbankan yang mudah dan murah dalam artian tidak ribet dengan hal lainnya. 

TPAKD Kabupaten Sekadau Dilantik, Jadi Bagian Dari Enam TPAKD Kabupaten/Kota se-Kalbar

“Sebetulnya yang mereka perlukan adalah izin usaha mikro agar bisa mengajukan pinjaman misalnya mau pinjam Rp 2,5 juta,”ujar Sutarmidji usai mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) wilayah Kalbar.  

Dikatakannya dalam hal ini Bank Kalbar juga mempunyai program pinjaman tanpa bunga untuk usaha kecil yang mana bunganya bisa disubsisi oleh pemerintah sebagai bantuan dimana masa pandemi untuk para pelaku usaha.

“Saya lebih suka memberikan bantuan usaha dalam bentuk menanggung bunga bank artinya pedagang atau pelaku usaha pinjam tanpa bunga ditanggung pemerintah,”ujarnya.

Ia memisalkan apabila bunga pinjaman 6 persen ditanggung oleh Pemerintah. Kalau pinjamannya dua tahun. Maka pemerintah akan menanggung bunga 12 persen.

“Jadi kita menanggung bunganya. Bank Kalbar juga telah  meluncurkankan program tanpa bunga,”ujarnya

Ia berharap seluruh daerah di Kalbar tahun ini sudah memiliki Tim TPKAD. Dikatakannya daerah juga tidak perlu memaksakan untuk mempunyai BPR.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved