Doa Katolik

Orang Kudus Katolik 26 Oktober Santo Lucianus dan Santo Marcianus

Mereka mengabdikan dirinya dalam melayani Tuhan dengan cara hidup saleh. Kesalehan dan sikap hidup yang baik mengantra mereka menjadi kudus.

Tayang:
Youtube iKatolik
Santo Lucianus dan Santo Marcianus. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Peringatan Orang Kudus Katolik hari ini 26 Oktober 2021.

Orang kudus Katolik pada 26 Oktober merayakan Santo Lucianus dan Santo Marcianus.

Mereka mengabdikan dirinya dalam melayani Tuhan dengan cara hidup saleh.

Kesalehan dan sikap hidup yang baik mengantra mereka menjadi kudus.

Santo Lucianus dan Santo Marcianus, Martir

Lucianus dan Marcianus dikenal sebagai tukang sihir yang bertobat menjadi Kristen.

Di kemudian hari pada tahun 250 mereka dengan berani mengorbankan nyawanya di Nikomedia demi tegaknya iman Kristen yang telah mereka terima.

Di dalam sebuah buku yang mengisahkan tentang kesengsaraan mereka diceritakan bahwa sebelum bertobat mereka mempelajari ilmu sihir hitam (black magic).

Tetapi kemudian ternyatalah bahwa kekuatan sihir mereka tidak bisa menandingi kekuatan iman seorang gadis yang beragama Kristen.

Mereka tak berdaya di hadapan gadis cilik itu.

Sejak saat itu mereka bertobat dan mulai mempelajari ajaran iman Kristen.

Mereka membakar buku-buku sihirnya di kota Nikomedia dan kemudian dipermandikan.

Harta milik mereka dibagikan kepada para fakir miskin, lalu keduanya mengasingkan diri ke tempat sunyi untuk berdoa dan bertapa agar semakin kuat dalam imannya.

Dari tempat pertapaan itu mereka pergi ke Bithinia dan daerah-daerah sekitar untuk mewartakan Injil.

Sementara itu Raja Decius mengeluarkan keputusan untuk menangkap umat Kristen di daerah Bithinia.

Lucianus dan Marcianus serta umatnya ditangkap dan dibawa ke hadapan Prokonsul Sabinus. Kepada Lucianus, Sabinus bertanya: "Dengan kekuasaan siapa kamu berani mengajarkan Kristus?"

Dengan tenang Lucianus menjawab: "Setiap orang harus berusaha sungguh-sungguh untuk membebaskan saudara-saudaranya dari penyakit yang berbahaya."

Atas jawaban yang berani itu prokonsul Sabinus memerintahkan penganiayaan atas Lucianus dan Marcianus bersama umatnya.

Walaupun mereka disiksa secara ngeri namun mereka tetap tidak goyah pendiriannya.

Marcianus dalam kesengsaraannya masih dengan lantang berkata: "Kami siap menderita demi Tuhan dan iman kami.

Kami tidak akan mengkhianati Tuhan kami, supaya kami tidak disiksa olehNya di kemudian hari di dalam neraka."

Mereka dengan gembira menanggung hukuman bakar hidup-hidup.

Sumber: imankatolik.or.id

(Update informasi seputar katolik klik di sini)

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved