Breaking News:

Ontot Buka Diklat Teknis Penyusunan Analisis Jabatan dan Beban Kerja di Lingkungan Pemkab Sanggau

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)  Teknis Penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot saat membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknis Penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau. Kegiatan dipusatkan di Ruang Musyawarah Lantai I Kantor Bupati Sanggau, Senin 25 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)  Teknis Penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau. Kegiatan dipusatkan di Ruang Musyawarah Lantai I Kantor Bupati Sanggau, Senin 25 Oktober 2021.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau, Kukuh Triyatmaka, kemudian Rita Hastarita selaku narasumber dari Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar, Kepala BKPSDM Kabupaten Sanggau, Herkulanus HP, Kepala OPD Kabupaten Sanggau. Serta yang hadir melalui virtual zoom yakni para Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Sanggau.

Dalam kesempatan tersebut Kepala BKPSDM Kabupaten Sanggau, Herkulanus menyampaikan maksud kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada peserta Diklat.

Adrianus Asia Sidot Serap Aspirasi Masyarakat di Dusun Balai Entanjung Kabupaten Sanggau

“Adapun maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada peserta Diklat mengenai penyusunan Anjab dan analisis beban kerja, Serta melakukan langkah-langkah dalam penyusunan Anjab dan analisis beban kerja,"katanya, Senin 25 Oktober 2021.

Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah agar peserta Diklat memahami akan kebutuhan terciptanya efektivitas dan efesiensi serta profesionalisme sumber daya manusia aparatur yang memadai pada setiap instansi serta sebagai pedoman untuk menentukan kelas atau peringkat jabatan ASN.

“Adapun materi yang diberikan selama peserta mengikuti Diklat yakni analisis jabatan, praktek penyusunan analisis jabatan, analisis beban kerja, praktek penyusunan analisis beban kerja, penyusunan kebutuhan jabatan fungsional dan analisis jabatan serta analisis beban kerja di pemerintah daerah,"ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot mengucapkan selamat datang kepada Fasilitator dari Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar yang bersedia hadir, dalam rangka memberikan pengetahuan dan motivasi kepada peserta Diklat terkait penyusunan Anjab dan analisis beban kerja Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Sanggau.

“Ketidakefektifan dan ketidakefisienan organisasi pemerintah dapat disebabkan oleh tidak sesuainya atau mismatch antara ketersediaan sumber daya aparatur, Baik kualitas maupun kuantitas, dengan tuntutan kebutuhan organisasi,"katanya.

Lanjutnya, Anjab merupakan proses pengumpulan, pencatatan, pengolahan dan pengkajian data jabatan menjadi informasi jabatan dalam rangka pendayagunaan aparatur pemerintah.

"Anjab digunakan untuk proses pendayagunaan pegawai, dimana Anjab nantinya akan diaplikasikan untuk menyusun uraian jabatan yang diperlukan bagi penempatan dan pembinaan pegawai,"ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved